Home / Internasional

Selasa, 22 Desember 2020 - 15:39 WIB

Amerika Berikan Pengakuan Kedaulatan Maroko Atas Wilayah Sahara Barat

Perwakilan Tetap Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Duta Besar Kelly Craft. /PERSISMA/Red.

Perwakilan Tetap Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Duta Besar Kelly Craft. /PERSISMA/Red.

APAKABAR NEWS – Perwakilan Tetap Amerika Serikat untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Duta Besar Kelly Craft, telah secara resmi menyurati Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Sekretaris Jenderal PBB, memberitahukan tentang isi Pernyataan yang dikeluarkan oleh Presiden AS Donald Trump yang mengakui kedaulatan penuh Kerajaan Maroko atas seluruh wilayah Sahara Barat.

Dalam surat tertanggal 15 Desember 2020 yang ditujukan kepada Presiden Dewan Keamanan, yang salinannya juga dikirim ke Sekjen PBB, Duta Besar AS menegaskan bahwa Pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh Presiden Trump mengakui “bahwa seluruh wilayah Sahara Barat adalah bagian dari Kerajaan Maroko”.

Baca Juga:  Massa Pro Donald Trump Rusuh dan Anarkis di Gedung Capitol, 4 Orang Tewas

Dalam surat yang akan diedarkan sebagai dokumen resmi Dewan Keamanan ini, Craft mengatakan bahwa Pernyataan AS itu juga menegaskan bahwa proposal otonomi Maroko adalah “satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng atas sengketa di Wilayah Sahara Barat”. 

Baca Juga:  Gempa di Fukushima, Jepang, Kemlu Pastikan Tidak Terdapat Korban WNI

Salinan Pernyataan Presiden Donald Trump tentang Sahara Maroko dilampirkan pada surat Craft kepada Dewan Keamanan dan Sekretaris Jenderal PBB.

Pernyataan ini dengan demikian menegaskan kembali dukungan AS untuk proposal otonomi Maroko yang serius, kredibel, dan realistis sebagai satu-satunya dasar untuk solusi yang adil dan langgeng bagi penyelesaian sengketa atas wilayah Sahara Barat. 

Baca Juga:  Menlu Retno Marsudi Tegaskan Indonesia Tak akan Buka Hubungan dengan Israel

“Amerika Serikat percaya bahwa Negara Sahrawi yang merdeka bukanlah pilihan yang realistis untuk menyelesaikan konflik dan bahwa otonomi asli di bawah kedaulatan Maroko adalah satu-satunya solusi yang layak,” demikian terbaca pada dokumen bersejarah itu.

Craft dalam suratnya mendesak agar program otonomi Maroko segera diimplementasikan di wilayah Sahara Barat. 

Share :

Baca Juga

Internasional

Hari Buku Sedunia, Tanpa Buku Peradaban Manusia Tidak Ada Apa-apanya

Internasional

Ya Ampun Kok Bisa, Drone Diduga Milik China Masuki Teritori Indonesia

Internasional

Begini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar yang Mengguncang Pantai Fukushima Jepang

Internasional

Punya Jasa yang Besar, Megawati Soekarnoputri Dianugerahi Bintang Jasa Negara dari Rusia

Internasional

Ini Dia Daftar Peringkat 10 Negara dengan Kasus Kematian Covid-19 yang Tertinggi

Internasional

Indonesia, Malaysia dan Brunei akan Mengeluarkan Joint Statement Sikapi Situasi Palestina

Internasional

Kudeta Militer di Myanmar Dinilai Mencoreng Citra Demokrasi ASEAN

Internasional

Menlu Retno Marsudi Tegaskan Indonesia Tak akan Buka Hubungan dengan Israel