Ancaman Negara Kleptokrasi dan Urgensi Revolusi Mental bagi Para Pimpinan Indonesia

- Pewarta

Senin, 17 April 2023 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi QRIS. (Dok. Qris.id)

Ilustrasi QRIS. (Dok. Qris.id)

Oleh: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik Narasi Institute

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

APAKABARNEWS.COM – Belakangan ini tersebar video cctv yang memperlihatkan seorang oknum yang mengganti Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) kotak amal di beberapa masjid dengan QRIS palsu.

Pelaku sudah ditangkap oleh Polda Metro Jaya bernama Mohammad Iman Mahlil, 37. Media memberitakan bahwa dia seorang pegawai bank BUMN.

Mahlil menjabat sebagai Auditor (Oktober 2014 – Oktober 2016), Assistant Manager (Oktober 2016 – Desember 2017), hingga terakhir Government’s Project Relationship (Januari 2018 – saat ini).

Dari profilnya menjelaskan bahwa dia orang yang pintar, tapi kenapa dia mengakali Jamaah mesjid? Ini adalah sebuah fenomena yang menarik.

Sebab prilaku semacam ini kerap terjadi dan sebagian disebabkan karena adanya mental disorder yang disebut kleptomania pada diri si pelaku.

Semakin canggih perkembangan bentuknya pun semakin berkembang seperti yang terjadi pada kasus ini.

Sebelumnya Kementerian Keuangan pun tercoreng oleh tindakan akal-akalan pejabat pajak yang menyalahgunakan kekuasaan untuk memperkaya diri dengan mengemplang pajak.

Dan mungkin saja ini adalah bentuk dari mental disorder yang disebut kleptomania.

Apakah penyakit klepto sudah menjalar begitu besar?

Kasus korupsi banyak terjadi di Indonesia dan mungkin saja sebagian penyebabnya adalah gangguan jiwa yang bernama klepto.

Korupsi ini sudah mengakar secara sistemik sehingga sampai saat ini Indonesia belum bisa terbebas. Dan kasus korupsi ini banyak dilakukan oleh para pejabat.

Tidak bisa dipungkiri bahwa banyak pejabat ambil uang rakyat, menggunakan fasilitas rakyat untuk kepentingan pribadi.

Juga penyalahgunaan bansos, penyalahgunakan jabatan untuk mendapatkan keuntungan dari eksploitasi sumber daya alam dan lain-lain.

Apakah pantas jika fenomena ini disebut sebagai Kleptokrasi?

Kleptokrasi adalah suatu sistem pemerintahan di mana para pemimpinnya memanfaatkan kekuasaan mereka untuk mencuri.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

Bai mencuri uang maupun sumber daya negara untuk keuntungan pribadi atau kelompok mereka, sehingga merugikan negara dan rakyatnya.

Jika masih banyak terjadi korupsi yang dilakukan oleh para pejabat di negara ini maka wajar jika dibilang bahwa negara ini sebagai negara kleptokrasi.

Karena sebagian dikelola oleh orang-orang yang sakit jiwa pengidap klepto. Untuk itu Revolusi mental bangsa Indonesia harus dilakukan.***

Berita Terkait

BNSP dan TUK LPK Geweld Batam Sertifikasi 149 CPMI Welder untuk Industri Korea Selatan, Kualitas yang Diakui
Inilah Momen Pertemuan Prabowo Subianto dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di KTT Gaza
Hari Ini Berstatus Bebas Murni, Masa Bebas Bersyarat Habib Rizieq Shihab Berakhir Senin, 10 Juni 2024
Prabowo Sambut Gagasan Khofifah, Ponpes di Jawa Timur Siap Didik 1.000 Anak dari Gaza
Momen Kebersamaan Wartawan Istana Foto Bareng Prabowo Subianto, Kenakan Kacamata Hitam
Prabowo Terima Panglima Angkatan Bersenjata Inggris, Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan RI – Inggris
Surya Paloh Disebut Wabendum Partai Nasdem Tahu Dana Kegiatan Partainya Berasal dari Anggaran Kementan
Kasus Penerbitan IUP Tambang Kutai Barat, Kejagung Periksa Mantan Vice Presdir PT Merril Lynch Indonesia
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 30 Mei 2024 - 11:17 WIB

Rekomendasi Tas Ransel JanSport di BliBli, Cocok untuk Gaya Simpel dan Kasual

Senin, 18 Maret 2024 - 14:43 WIB

Bergabung dengan PAFI untuk Kesehatan dan Pembangunan Farmasi Indonesia

Selasa, 5 Maret 2024 - 22:01 WIB

Jangan Sampai Salah, Ternyata Ini Perbedaan AC Inverter dan Low Watt!

Senin, 26 Februari 2024 - 18:53 WIB

Klinik Pasak Bumi: Pusat Terapi Khusus Pria, Terpercaya dan Bergaransi di Batam, Kepulauan Riau

Senin, 29 Januari 2024 - 21:00 WIB

Surga Kuliner Khas Nusantara Nur Corner Kini Hadir di Corner 28 Petogogan, Kebayoran Baru, Jaksel

Sabtu, 27 Januari 2024 - 12:37 WIB

Bahaya Menonton Film di Situs LK21-IndoXXI: 21 Alternatif Aman untuk Streaming

Sabtu, 30 Desember 2023 - 10:28 WIB

Pilihan Warna iPhone 13 Pro, Mana yang Paling Favorit?

Jumat, 29 Desember 2023 - 15:49 WIB

Layanan Jastip Mall, Apa Sih Manfaatnya?

Berita Terbaru