“Sebelumnya, kami juga sudah memperkenalkan lampu ini di lokasi pengungsi erupsi Gunung Merapi, di Yogyakarta.”
“Akhir tahun lalu, kami juga mengirim lampu-lampu ini ke lokasi pengungsi banjir bandang di Aceh,” katanya.
Sarwani berterima kasih, jika kemudian karyanya diapresiasi BNPB. Suatu ketika di awal 2020, Sarwani bersua dengan Jarwansah Direktur Darurat BNPB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Jarwansah kemudian melaporkan perihal lampu garam ini ke Dody Ruswandi Deputy Darurat dan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.
“Rupanya ada keselarasan antara produk yang kami hasilkan dengan karakter negeri kita yang rawan bencana. Rawan bencana berulang. Lampu air garam sangat cocok di situasi darurat bencana.”
“Tahun 2020 kami sudah diminta BNPB untuk memproduksi massal lampu air garam ini untuk kebutuhan darurat di lokasi-lokasi bencana,” ujar Sarwani.
Oleh: Egy Massadiah, Tenaga Ahli BNPB yang juga anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.








