Home / Nasional

Kamis, 16 Juni 2022 - 09:15 WIB

Di Forum Dewan HAM PBB, Mahfud MD Paparkan Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (Instagram.com/@polhukamri)

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD (Instagram.com/@polhukamri)

APAKABAR NEWS – Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memaparkan sejumlah capaian Indonesia soal perlindungan hak asasi manusia (HAM) di forum Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pertama, kata Mahfud, Indonesia telah memiliki Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (Ranham) Tahun 2021-2025 yang mengatur pemenuhan HAM bagi empat kelompok target utama, yakni perempuan, anak-anak, penyandang disabilitas dan masyarakat adat.

Baca Juga:  Walaupun Harga Minyak Goreng di Beberapa Daerah Masih Tinggi, Jokowi Buka Ekspor Kembali

“Rencana aksi ini berfokus pada pemenuhan dan perlindungan hak asasi manusia bagi empat kelompok target utama, yaitu perempuan, anak-anak.”

“Orang dengan disabilitas dan masyarakat adat,” kata Mahfud saat menyampaikan pidato dalam Sidang Ke-50 Dewan HAM di Jenewa, Swiss, Senin, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulis, Senin 13 Juni 2022.

Lalu, lanjut Mahfud, sebanyak 85 persen dari seluruh penduduk Indonesia telah mendapatkan jaminan kesehatan pada saat ini.

Baca Juga:  Masih Tunggu Izin BPOM, Indonesia Gunakan Vaksin Covid-19 yang Teruji dan Halal

Jaminan itu, kata dia, juga merupakan bagian dari target ketiga tujuan pembangunan berkelanjutan di Tanah Air dan akan terus ditingkatkan hingga mencapai 100 persen.

Di samping itu, Mahfud pun menyampaikan Indonesia senantiasa menurunkan angka kemiskinan ekstrem melalui berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah.

Bahkan, tambah dia, Indonesia mencanangkan penghapusan kemiskinan ekstrem pada tahun 2024.

Baca Juga:  Kasus Omicron Mencapai 46 Orang, Hampir Semuanya Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Mahfud juga mengatakan Indonesia juga tengah meningkatkan akses pendidikan bagi seluruh rakyat melalui alokasi 20 persen APBN untuk bidang pendidikan.

“Indonesia juga meningkatkan akses rakyat kepada pendidikan dengan terus mengalokasikan 20 persen APBN untuk pendidikan.”

“Hal ini berdampak pada peningkatan secara drastis angka literasi nasional dan kesetaraan gender dalam mengakses pendidikan,” ujar dia.

Share :

Baca Juga

Nasional

Kasus Positif Covid Tembus 1 Juta, Presiden Jokowi Arahkan Karantina Terbatas

Nasional

BNPB akan Hadir Sesingkat-singkatnya Saat Terjadi Bencana Membantu Masyarakat

Nasional

Apakabar Media Ajak Para Kartunis dan Karikaturis Memamerkan Karyanya di Media Online

Nasional

Ketua DPR RI Puan Maharani: Jasmerah, Jangan Sekali-kali Meninggalkan Sejarah

Nasional

China Kerahkan 3 Kapal Bantu Evakuasi KRI Nanggala, TNI AL Ungkap Keistimewaannya

Nasional

Dalang Wayang Kulit Paling Kondang Ki Manteb Sudarsono Wafat Karena Covid-19

Nasional

Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas, 550 Warga Lumajang Mengungsi

Nasional

Ada Kabar Ahok Gantikan Prabowo Menjadi Menhan, Tenaga Ahli Presiden Jelaskan Begini