Diduga Terima Rp17 Miliar, Menteri Sosial Terjerat Suap Dana Bansos Covid-19

  • Whatsapp
Menteri Sosial, Juliari P. Batubara. /Instagram.com/@kemensosri.

APAKABAR NEWS – Menteri Sosial Juliari P. Batubara telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap pengadaan bansos Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

Ia diduga menerima suap dari rekanan sebesar Rp17 miliar.

Read More

Ketua KPK Firli Bahuri mengatakan perkara diawali adanya pengadaan bansos penanganan Covid-19 berupa paket sembako di Kementerian Sosial tahun 2020 dengan nilai sekitar Rp5,9 triliun dengan 272 kontrak pengadaan dan dilaksanakan dalam 2 periode.

“JPB (Juliari P Batubara) selaku menteri sosial menunjuk MJS (Matheus Joko Santoso) dan AW (Adi Wahyono) sebagai pejabat pembuat komitmen) dalam pelaksanaan proyek tersebut dengan cara penunjukkan langsung para rekanan,” jelas Firli, Minggu 6 Desember 2020.

Firli mengungkapkan, diduga telah disepakati adanya fee dari tiap-tiap paket pekerjaan yang harus disetorkan para rekanan kepada Kementerian Sosial melalui MJS.

“Untuk fee tiap paket bansos disepakati oleh MJS dan AW sebesar Rp10.000 per paket sembako dari nilai Rp300.000 per paket bansos,” tuturnya.

Selanjutnya, Matheus dan Adi pada Mei sampai dengan November 2020 membuat kontrak pekerjaan dengan beberapa suplier sebagai rekanan.

Related posts