Empat Poin Penjelasan Terkini KPK Terkait Dugaan Gibran Terseret Korupsi Bansos

- Pewarta

Senin, 21 Desember 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming. /Instagram.com/@gibran_rakabuming.

Calon Walikota Solo, Gibran Rakabuming. /Instagram.com/@gibran_rakabuming.

APAKABAR NEWS – Kabar tidak sedap kini sedang menerpa Gibran Rakabuming, yang sedang menunggu pelantikan sebagai Walikota Solo.

Gibran, putra sulung Presiden Jokowi disebut-sebut diduga terseret skandal kasus korupsi bantuan sosial (Bansos).

Kakak dari Kaesang Pangarep itu, dalam laporan investigasi Tempo, disebut diduga merekomendasikan PT. Sritex untuk ikut terlibat dalam proyek pembagian bansos.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu terkait dugaan keterlibatan Gibran Rakabuming Raka dalam kasus korupsi bansos langsung menyita perhatian publik hingga sempat tembus trending Twitter.

Bagaimana respon Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) soal masalah ini?

Dikutip dari Hallobogor.com, Senin, 21 Desember 2020, dalam artikel berjudul “Empat Poin Penjelasan Terkini KPK Terkait Dugaan Gibran Terseret Korupsi Bansos“, Juru Bicara KPK Ali Fikri menyampaikan empat poin penting terkait perkembangan kasus tersebut.

Di bawah ini adalah penjelasan lengkapnya, sebagai berikut:

Pertama, saat ini proses penyelesaian berkas perkara tersebut masih terus berlangsung.

Kedua, penyidik masih akan melengkapi bukti, data dan informasi dengan memanggil dan memeriksa sejumlah saksi.

Ketiga, kami memastikan setiap informasi akan digali dan dikonfirmasi pada saksi-saksi yang diperiksa.

Keempat, namun demikian tentu terkait materi penyidikan tidak bisa kami sampaikan saat ini karena semua akan terbuka pada waktunya nanti ketika proses persidangan yang terbuka untuk umum. (*/tim)

Berita Terkait

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden
Mengakhiri “Serakahnomics”: Negara Ambil Alih Aset Demi Keadilan
KPK Panggil Yaqut Soal Kuota Haji Khusus, Pemerintah Diminta Benahi Sistem
Negara Kawal Jaksa Khusus: Pengamanan Ketat Rumah Febrie Adriansyah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Kamis, 18 September 2025 - 11:57 WIB

10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Senin, 15 September 2025 - 07:21 WIB

Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Rabu, 3 September 2025 - 09:21 WIB

Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terbaru