Transformasi Pers
Johnny pun mendorong industri pers saat ini untuk turut bertransformasi dan beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi dan dampak dari COVID-19.
Demikian, seperti dikutip media online ini dari laman resmi Sekretariat Kabinet RI.
Oleh karena itu, kemajuan teknologi dan digitalisasi membuat cakupan pers dan media semakin luas, mengingat masyarakat semakin bergantung pada teknologi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di sisi yang lain kebutuhan dan permintaan masyarakat terhadap akses informasi yang cepat dan gratis bahkan, turut meningkat dengan adanya digitalisasi,” ujarnya.
Menurut Johnny, hal tersebut dapat dilihat dari peralihan referensi masyarakat dalam mengonsumsi berita.
Terdapat enam juta pembaca pada media daring yang lebih banyak jika dibandingkan dengan pembaca pada media cetak yang hanya 4,5 juta.
Survei yang dilakukan oleh Katadata dan Kementerian Kominfo pada 2020, memperlihatkan dominasi media sosial sebagai kanal informasi yang paling dipercaya masyarakat.
Baca Juga:
Dari Budaya Etnik Li hingga Asian Beach Games: Sanya Tampilkan Identitas Budaya Sambut Tamu Asia
Dahua Technology Luncurkan Laporan ESG 2025: Dorong Pembangunan Berkelanjutan lewat Inovasi Digital
CGTN: Awal yang Solid dalam Repelita Ke-15 Tiongkok, Apa Maknanya?
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








