Home / Nusantara

Rabu, 20 Januari 2021 - 14:28 WIB

Kajian InaRisk, Gempa Maluku Tenggara Berpotensi Bahaya Sedang Hingga Tinggi

Peta Guncangan Gempabumi (Earthquake Shakemap). /Dok. BNPB Indonesia.

Peta Guncangan Gempabumi (Earthquake Shakemap). /Dok. BNPB Indonesia.

APAKABAR NEWS – Kajian InaRisk, Gempa Maluku Tenggara Berpotensi Bahaya Sedang Hingga Tinggi

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,5 mengguncang Maluku Tenggara pada Rabu, 20 Januari 2021 pada siang pukul 11:28 WIB. Gempa tidak berpotensi tsunami.

Baca Juga:  BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan, Petir dan Angin Kencang hingga 11 November 2021

Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa berlokasi 112 km Barat Daya Maluku Tenggara, dengan titik koordinat 5.91 Lintang Selatan, 131.75 Bujur Timur.

BMKG mengidentifikasi pusat gempa ada pada kedalaman 10 km. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maluku Tenggara melaporkan gempa tidak dirasakan di Maluku Tenggara, dan belum ada laporan kerusakan maupun korban akibat gempa tersebut.

Baca Juga:  Catat Wilayahnya, Cuaca Ekstrem Bisa Timbulkan Bencana Hidrometeorologi

Sementara menurut analisis kajian InaRisk, Kabupaten Maluku Tenggara memiliki potensi bahaya gempabumi sedang hingga tinggi.

Baca Juga:  Malam Takbiran Diprediksi Hujan Lebat, BMKG Berikan Peringatan Terhadap Wilayah Terdampak

BNPB mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siaga dalam menghadapi potensi bahaya gempa bumi.

Masyarakat dapat mengakses aplikasi InaRISK melalui telepon pintar untuk mengetahui risiko bahaya di sekitar.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Begini Penjelasan Pimpinan BMKG Soal Banjir Pesisir Manado, Bukan Tsunami

Nusantara

Kronologi Anak Bunuh Ibu, Ayah dan Kakak Kandung Menggunakan Pisau Dapur

Nusantara

Ini Penjelasan Ilmiah Terkait Puting Beliung di Waduk Gajah Mungkur yang Bikin Geger

Nusantara

Gerindra Ajak Masyarakat Tetap Berdiri Teguh di Tengah Pandemi Covid-19

Nusantara

Dinding Belakang Rumah Roboh, Salah Satu Dampak Kerusakan Pascagempa M7,0

Nusantara

Dibangun pada Tahun 1911, Gedung Lindevetes Itu Masih Gagah dan Digunakan untuk Kantor

Nusantara

Agung Widyantoro Minta KPU Gelar Pemungutan Suara Ulang di Sabu Raijua NTT

Nusantara

BMKG Ingatkan Potensi Banjir Pesisir di Kawasan Pesisir Selatan Jawa, Hari Ini Sampai Besok