Kamala Harris Membuat Sejarah Baru, Wakil Presiden Perempuan Pertama di AS

- Pewarta

Kamis, 21 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kamala Harris resmi dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat, mendampingi Presiden ke-46 AS Joe Biden. /Instagram.com/@stephanie.g.hair

Kamala Harris resmi dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat, mendampingi Presiden ke-46 AS Joe Biden. /Instagram.com/@stephanie.g.hair

APAKABAR NEWS  – Kamala Harris resmi dilantik sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat, mendampingi Presiden ke-46 AS Joe Biden, pada Rabu 20 Januari 2021.

Peresmian Harris menjadi Wapres AS membuat dirinya mencatatkan sejarah sebagai perempuan pertama, orang kulit hitam pertama Amerika dan orang Amerika pertama keturunan Asia yang memegang jabatan tertinggi kedua di AS.

Baca Juga: Daftar & Dapatkan Kredit Bermain 20 Ribu [Ads]

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti diketahui,  Harris sebelumnya menjabat sebagai senator AS dari California selama empat tahun terakhir. Ia digadang-gadang akan menjadi pesaing terkuat untuk pencalonan presiden Partai Demokrat pada 2024.

Ia telah mendobrak banyak tradisi, dengan menjabat sebagai perempuan pertama sebagai jaksa wilayah di San Francisco serta perempuan kulit berwarna pertama yang terpilih sebagai Jaksa Agung California.

Dengan latar belakang yang dimilikinya dalam peradilan pidana, Harris dapat membantu pemerintahan Biden menangani masalah kesetaraan dan penegakan hukum rasial, setelah negara itu dilanda gelombang protes tahun lalu.

Selanjutnya, baca berita versi lengkapnya di media Hallobogor.com dalam artikel Kamala Harris Membuat Sejarah Baru, Wakil Presiden Perempuan Pertama di AS

Berita Terkait

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan
Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze
Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Kelompok Bersenjata Asal Lebanon Hizbullah Secars Resmi Akui Kehilangan Jalur Pasokan Melalui Suriah
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina

Berita Terkait

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:41 WIB

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:00 WIB

Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:47 WIB

Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:07 WIB

Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal

Senin, 3 Maret 2025 - 13:39 WIB

Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan

Berita Terbaru

Lifestyle

Solusi Membasmi Hama Rayap Rumah di Kota Surabaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:51 WIB