Home / Politik

Rabu, 23 Desember 2020 - 08:44 WIB

Kasus Surat Jalan Palsu, Anita Kolopaking Divonis 2,5 Tahun Penjara

Ilustrasi Tahanan Penjara. /Pixels.com/RODNAE Productions.

Ilustrasi Tahanan Penjara. /Pixels.com/RODNAE Productions.

APAKABAR NEWS – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menjatuhkan vonis kepada Anita Kolopaking dengan hukuman penjara 2,5 tahun penjara atas kasus surat jalan dan dokumen palsu atas nama Djoko Soegiarto Tjandra.

“Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Anita Kolopaking oleh karena itu dengan pidana penjara dua tahun dan enam bulan,” ujar Hakim Ketua Muhammad Sirat saat membacakan amar putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Selasa, 22 Desember 2020.

Baca Juga:  Polri Minta Masyarakat Tak Sebarkan Informasi Hoax Soal Meninggalnya Ustaz Maaher

Hakim menilai Anita yang merupakan pengacara Djoko Tjandra terbukti bersalah menyuruh, melakukan pembuatan surat jalan dan surat keterangan pemeriksaan Covid-19.

Hakim juga mengungkapkan hal-hal yang memberatkan bagi Anita di antaranya mencederai profesi advokat. Selain itu, perbuatan Anita telah membahayakan keselamatan masyarakat dengan melakukan perjalanan tanpa tes Covid-19 dan tidak merasa bersalah.

Baca Juga:  Bareskrim Periksa Abu Janda Terkait Cuitan Diduga Rasisme Terhadap Natalius Pigai

“Hal meringankan terdakwa berlaku sopan dalam persidangan, belum pernah dihukum,” ucap Hakim.

Vonis ini lebih tinggi daripada tuntutan jaksa penuntut umum yang meminta hakim menghukum Anita dengan pidana dua tahun penjara.

Baca Juga:  Bareskrim Ungkap 5 Kasus Penipuan Modus BEC, Amankan Uang Rp 276 Miliar

Diberitakan sebelumnya, Djoko Tjandra juga telah divonis dengan pidana 2,5 tahun penjara. Adapun mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo divonis pidana 3 tahun penjara. (pol)

Share :

Baca Juga

Politik

Soal Penangguhan Penahanan Pendiri Pasar Muamalah, Begini Tanggapan Polisi

Politik

Usai Komjen Sigit Dilantik Jadi Kapolri, Baru Nama Kabareskrim akan Diumumkan

Politik

Polda Metro Jaya Pulangkan Tiga Tersangka Kasus Pelanggaran Protokol Kesehatan

Nasional

Lima Tahanan KPK Dikabarkan Terpapar Covid-19, Dirawat di Mana Ya

Politik

Ustaz Maaher At-Thuwailibi Meninggal di Rutan Bareskrim Polri, Begini Keterangan Lengkap Polisi

Politik

Kongres HAPI Harus Melahirkan Pengurus yang Memiliki Jiwa Kepemimpinan

Politik

Mediasi Fara Luwia dan Tergugat PT SNI, PT NWG dan PT LPI Tidak Mencapai Harapan

Politik

Komisi Yudisial Diminta Periksa Majelis Hakim PN Jakpus, Begini Alasannya