Home / Internasional

Senin, 23 Mei 2022 - 15:57 WIB

Kerja Sama di Bidang Kemiliteran Mulai Dibahas oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk. (Instagram.com/@sukyeol.yoon)

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk. (Instagram.com/@sukyeol.yoon)

APAKABAR NEWS – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk mengatakan akan mempertimbangkan latihan militer yang diperluas guna mencegah ancaman uji coba nuklir Korea Utara (Korut), Sabtu 21 Mei 2022.

“Hari ini, Presiden Yoon dan saya berkomitmen untuk memperkuat kesepakatan kami dan bekerja sama untuk menanggapi tantangan keamanan kawasan.”

Baca Juga:  10 Rekomendasi Oleh-Oleh Asli Bandung untuk Keluarga di Rumah

“Termasuk menanggapi ancaman dari Republik Rakyat Demokratik Korea dengan memperkuat kemampuan pertahanan kami dan berusaha menyelesaikan denuklirisasi semenanjung Korea,” kata Biden dikutip dari Associated Press, Senin 23 Mei 2022.

Kunjungan Biden tersebut merupakan bagian pertama dari kunjungan kerjanya selama enam hari ke Korsel dan Jepang.

Selain itu, Biden menegaskan komitmen AS pada pertahanan Republik Korea dan perluasan tindakan pencegahan yang meluas.

Baca Juga:  Ini Dia Daftar Peringkat 10 Negara dengan Kasus Kematian Covid-19 yang Tertinggi

Perluasan tindakan pencegahan tersebut merupakan upaya AS mengambil kembali seluruh kemampuan militer termasuk persenjataan nuklir, konvensional dan pertahanan rudal untuk membela para sekutunya.

Biden dan Yoon juga sepakat untuk membahas perluasan lingkup dan skala latihan militer gabungan di sekitar Semenanjung Korea dan berkomitmen guna mengetahui langkah-langkah baru.

Baca Juga:  Ini Tujuan Microsoft Bentuk Dewan Eksekutif Keamanan Siber Asia Pasifik yang Pertama

Serta tambahan untuk memperkuat kedua negara di tengah kegiatan uji coba belasan nuklir Korut pada tahun ini, termasuk uji pertama dari misil balistik antar benua pada Maret lalu.

Pejabat AS telah memperingatkan bahwa Pyongyang kemungkinan akan terus melakukan uji coba nuklir pada saat Biden melakukan kunjungan kerjanya di Asia. ***

Share :

Baca Juga

Internasional

Indonesia, Malaysia dan Brunei akan Mengeluarkan Joint Statement Sikapi Situasi Palestina

Internasional

Hari Buku Sedunia, Tanpa Buku Peradaban Manusia Tidak Ada Apa-apanya

Internasional

Kamala Harris Membuat Sejarah Baru, Wakil Presiden Perempuan Pertama di AS

Internasional

Begini Analisa BMKG Terkait Gempa Besar yang Mengguncang Pantai Fukushima Jepang

Internasional

Peninggalan Sastrawan Skotlandia di Masa Lampau Bisa Dilihat di Museum Cerita Rakyat Ini

Internasional

Ini Tujuan Microsoft Bentuk Dewan Eksekutif Keamanan Siber Asia Pasifik yang Pertama

Internasional

Nancy Pelosi dan Potensi Perang Geopolitik-Ekonomi-Militer China Vs Taiwan

Internasional

Menlu Retno Marsudi Tegaskan Indonesia Tak akan Buka Hubungan dengan Israel