APAKABAR NEWS – Jenderal Andika dikenal “smooth” dalam mengungkap pernyataan, apalagi yang nyerempet isu politik.
Rakyat mulai menilai Jenderal ini jika memimpin bangsa mungkin akan mampu meredam isu-isu panas.
Ia menjadi harapan menjadi negarawan yang bijak dan solutif di tengah atmosfir politik yang gaduh dan amburadul.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Citra dan profil bagus itu tiba-tiba pecah oleh kebijakan interen yang sengaja “diumumkan” bahwa keturunan PKI boleh mendaftar menjadi anggota TNI.
Ramailah jagat media oleh pernyataan kontroversialnya. Andika mulai bikin gara-gara.
Kebijakan atau keputusan Panglima secara terbuka adalah pernyataan politik bukan semata domein ketentaraan. Andika mencari perhatian politik?
Genit dalam berpolitik adalah sah-sah saja. Tetapi genit berpupur urusan PKI membuat penampilan menjadi menor.
Baca Juga:
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Silvio Napoli Menjadi CEO Lucid Setelah Pergantian Kepemimpinan
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya








