Lengkap, Ini Analisa LAPAN Terkait Penyebab Banjir Kalimantan Selatan

  • Whatsapp
Evakuasi warga Korban Banjir kalimantan selatan. /Instagram.com/@bpbd_banjar.

Analisis dilakukan menggunakan data mosaik Landsat untuk mendeteksi penutup lahan tahun 2010 dan 2020.

Pengolahan data dilakukan secara digital menggunakan metode random forest, sehingga mampu lebih cepat dalam menganalisis perubahan penutup lahan yang terjadi.

Read More

Data menunjukkan dalam kurun waktu 10 tahun tersebut ada penurunan luas hutan primer, hutan sekunder, sawah dan semak belukar yaitu masing-masing menurun sebesar 13 ribu hektar, 116 ribu hektar, 146 ribu hektar dan 47 ribu hektar.

Sebaliknya, terjadi perluasan area perkebunan yang cukup signifikan sebesar 219 ribu hektar. 

Perubahan penutup lahan dalam 10 tahun ini, dapat memberikan gambaran kemungkinan terjadinya banjir di DAS Barito, sehingga dapat digunakan sebagai salah satu masukan untuk mendukung upaya mitigasi bencana banjir di kemudian hari.

Pengolahan data sepenuhnya masih menggunakan data satelit penginderaan jauh resolusi menengah.

Hasil masih bersifat estimasi dan belum dilakukan verifikasi serta validasi untuk mengetahui tingkat akurasinya. (Sumber: LAPAN). (pol)

Related posts