Menteri ATR/BPN Tanggapi Soal Informasi Seputar Penarikan Sertifikat Fisik

- Pewarta

Jumat, 5 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil. /Instagram.com/@sofyan.djalil.

Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil. /Instagram.com/@sofyan.djalil.

APAKABAR NEWS – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menegaskan tidak akan menarik sertifikat tanah fisik dari tangan masyarakat dan menggantikan dengan sertfikat elektronik tanpa melalui verifikasi.

“Saya tegaskan tidak akan ada penarikan sertifikat tanah menjadi sertifikat elektronik, yang saat ini jadi kontroversi di masyarakat sebenarnya karena salah kutip di luar konteks sehingga seolah-olah elektronik ini akan merugikan masyarakat,” kata Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Sofyan Djalil, saat Webinar ATR/BPN yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2021, di Jakarta, Kamis 4 Februari 2021.

Menteri Sofyan mengakui, Kementerian ATR/BPN tengah melakukan transformasi digital, salah satunya pada sertifikat tanah melalui Peraturan Menteri ATR/Kepala BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertifikat Elektronik yang mulai berlaku pada 2021.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Sofyan menjelaskan, sertfikat elektronik semata-mata untuk mengamankan data sertifikat tanah masyarakat, dan menghindari dari pencurian, manipulasi dan kejahatan pihak ketiga.

“Namanya produk elektronik itu ada paling aman punya Bank itu ada buku sekarang buku nggak ada lagi, beli saham di pasar modal saham yang tidak lagi menggunakan buku, tapi menggunakan sertifikat saham dalam bentuk elektronik atau digital trading, sehingga menghindari kekeliruan,” ujarnya.

“Jangan gara-gara berita itu orang kemudian mengaku orang BPN minta dilayani, kita tidak akan pernah menarik sertifikat, dan sertfikat yang ada selama ini  tetap berlaku sampai nanti dialihkan dalam bentuk media elektronik,” tegasnya.

BACA JUGA: Apakabarjabar.com, media online yang menyajikan beragam berita dan informasi aktual seputar peristiwa di Provinsi Jawa Barat, dan nasional.

Webinar ini dimulai dengan kata sambutan dari Ketua Umum PWI Pusat Atal Sembiring Depari.

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional
6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Berita Terbaru

dok paypal

Bisnis

Jasa Top Up PayPal: Cara Beli Saldo PayPal dengan Praktis

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:59 WIB