Peluncuran Rudal Korut Diakui Presiden Kim Jong Un Sebagai Uji Coba Senjata Nuklir

- Pewarta

Kamis, 13 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Kim Jong Un. (Instagram.com/@marshalkimjongun)

Presiden Kim Jong Un. (Instagram.com/@marshalkimjongun)

APAKABARNEWS.COM – Serangkaian peluncuran rudal Korea Utara (Korut) diakui Presiden Kim Jong Un sebagai uji coba senjata nuklir untuk melenyapkan target.

Khususnya simulasi serangan terhadap Korea Selatan (Korsel) setelah melakukan latihan gabungan dengan Amerika Serikat (AS) yang dianggap sebagai provokasi dan mengancam keamanan militer negaranya, dilansir dari KCNA, Senin 10 Oktober 2022.

Korut juga menganggap latihan gabungan militer AS dan Korsel sebagai latihan invasi, meskipun sekutu dengan tegas mengatakan bahwa latihan itu bersifat defensif. Oleh karena Kim melihat latihan tersebut sebagai ancaman militer.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Akhirnya Korut pun menggelar operasi taktis berupa peluncuran rudal dari 25 September hingga 9 Oktober. Rentetan operasi tersebut bertujuan untuk memeriksa kemampuan perang sekaligus peringatan keras bagi musuh.

“Melalui tujuh kali latihan peluncuran unit operasi nuklir taktis, menunjukkan aktualitas kekuatan tempur nuklir serta efektivitas militan dan kemampuan perang aktual negara kita yang sepenuhnya siap untuk menghantam dan memusnahkan objek-objek yang ditetapkan di tempat-tempat yang dituju,” ujar Kim.

Kim Jong Un menegaskan bahwa satuan militer Korut menunjukkan kesiapan dan keandalan pertahanan dalam menghadapi segala kemungkinan serangan.

Kim pun menolak segala bentuk negosiasi dengan musuh dan berjanji untuk terus memperkuat operasi nuklir negaranya.

“Meski musuh ingin terus melakukan pembicaraan mengenai dialog dan negosiasi, kami tak ingin melakukan pembicaraan apa pun, dan tak ada yang perlu dibicarakan,” Ujar Kim.

Berdasarkan pernyataan Kim, Korut akan tetap mempertahankan postur respons nuklir mereka sembari mengamati situasi keamanan yang tidak stabil di Semenanjung Korea.

Kim pun mengatakan bahwa ia tidak segan untuk bertindak tegas demi mempertahankan kedaulatan negaranya.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan
Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze
Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Kelompok Bersenjata Asal Lebanon Hizbullah Secars Resmi Akui Kehilangan Jalur Pasokan Melalui Suriah
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina

Berita Terkait

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:41 WIB

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:00 WIB

Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:47 WIB

Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:07 WIB

Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal

Senin, 3 Maret 2025 - 13:39 WIB

Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan

Berita Terbaru

Lifestyle

Solusi Membasmi Hama Rayap Rumah di Kota Surabaya

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:51 WIB