Home / Politik

Kamis, 10 Desember 2020 - 10:26 WIB

Penyelidikan Insiden Penembakan di Tol Harus Transparan dan Imparsial

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun. /Instagram.com/@adangdaradjatun_.

Anggota Komisi III DPR RI, Adang Daradjatun. /Instagram.com/@adangdaradjatun_.

APAKABAR NEWS – Anggota Komisi III DPR RI Adang Daradjatun meminta semua pihak untuk mengedepankan hukum dalam melihat tragedi penembakan yang terjadi antara pihak Kepolisian dengan Laskar Front Pembela Islam (FPI) yang menewaskan enam orang dari laskar FPI di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50, pada pada Senin, 7 Desemebr 2020 dini hari.

Baca Juga:  Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Dilarang ke Luar Negeri, Begini Penjelasan Kemenkumham

Adang mencermati kasus yang berkembang secara faktual, ada perbedaan informasi antara apa yang diungkapkan pihak kepolisian dengan FPI. 

Menurut Adang, situasi tersebut harus ditempatkan secara proporsional dan Imparsial, agar tidak terjebak pada sengketa informasi yang menyesatkan hingga pada akhirnya dapat menyebabkan situasi yang lebih buruk.

Baca Juga:  Begini Respons Kadiv Humas Polri Terkait Dugaan Intervensi dalam Kasus Joseph di Bali

“Adanya perbedaan penjelasan dari polda maupun FPI terkait kasus yang sebenarnya maka diperlukan suatu pembentukan tim untuk meminta penjelasan dari Kapolri tentang kasus tersebut.”

“Jika masih ada kesimpangsiuran, maka harus dibentuk tim pencari fakta yang independen” ujar Adang melalui rilis yang diterima Parlementaria, Selasa, 8 Desember 2020.

Baca Juga:  Putri-Mantu HRS Tak Penuhi Klarifikasi, Penyelidikan Polisi Tetap Lanjut

Politikus Fraksi PKS ini menyadari para penegak hukum harus konsisten dan bersikap tegas terhadap segala bentuk tindakan yang membahayakan orang lain. 

“Namun dalam proses penegakan hukum harus memperhatikan ketentuan dan prosedur penggunaan senjata yang telah ditetapkan,” pungkasnya. (dpr)

Share :

Baca Juga

Politik

Kabareskrim Pastikan Kasus Pelanggaran Prokes Habib Rizieq Segera Tuntas

Politik

Kejagung Sita Barang Bukti Kasus Dugaan Korupsi Asabri, Termasuk Kapal dan Mobil Mewah

Politik

Ambroncius Nababan Kini Ditetapkan Sebagai Tersangka Rasis, Ini Sebagian Kiprahnya

Politik

Ciptakan Banyak Kursi dan Bagikan kepada para Pendukungnya, Politik Mebel ala Jokowi

Politik

Bareskrim Periksa Habib Rizieq Shihab, Tersangka Kasus Kerumunan Megamendung

Politik

Indonesia Kalah dalam Sidang Gugatan WTO, Pemerintah Diminta Antisipasi Banjirnya Ayam Brazil

Politik

Berawal Kasus Kecil, Polda Metro Sukses Bongkar 258 Kg Sabu dari Sumatera

Politik

Memaknai Sinyal Politik dari Aksi Piknik dan Rehat Lebaran Presiden Jokowi dan Keluarga