Home / Ekonomi

Senin, 7 Desember 2020 - 14:36 WIB

Persoalan Data Masih Menjadi Akar Masalah Penyaluran Subsidi Energi

Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Sugeng Suparwoto. /Dok. Dpr.go.id.

Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI, Sugeng Suparwoto. /Dok. Dpr.go.id.

APAKABAR NEWS – Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara (BAKN) DPR RI Sugeng Suparwoto mengatakan akar masalah penyaluran subsidi energi salah satunya adalah data.

Seharusnya di tengah kemajuan ilmu pengetahuan teknologi dan komunikasi, persoalan data tidak lagi menjadi masalah, mengingat dengan adanya single identity number pada Kartu Tanda Penduduk (KTP) dapat dijadikan langkah awal pembuatan Big Data.

Baca Juga:  Puan Bagikan Kabar Baik tentang Pembahasan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual

“Mestinya nanti ada sebuah data yang di sebut Big Data yang komprehensif yang menyatakan bahwa si Sugeng, misalnya, itu keluarganya sekian.”

“Kalau ia termasuk dalam kategori miskin dia akan mendapat subsidi tentang ABC atau D yang secara kuantitatif sekian rupiah,” papar Sugeng usai meneyerap aspirasi terkait kebijakan pengelolaan subsidi energi, di Padalarang, Bandung Barat, Jumat, 4 Desember 2020.

Baca Juga:  Ekonomi Keluarga Terdampak Pandemi, Jadi Tantangan Berat Kaum Ibu

Dirinya sepakat bila subsidi kelaknya diberikan dalam bentuk kartu, dalam artian yang di subsidi adalah orangnya bukan barangnya.

Baca Juga:  Diputus Bersalah, KPPU Hukum Lion Air Bayar Denda Rp3 Miliar, Begini Kesalahannya

“Ada kelemahan kalau subsidi itu diberikan dalam bentuk tunai kepada orang.”

“Kadang-kadang lantas tidak efisien juga tidak tepat pada penggunanaan atas apa yang disubsidi itu,” ungkapnya.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Tugu Insurance Memberi Dukungan Asuransi Terhadap 10,000 Outlet Pertashop

Ekonomi

Outlook 2021 Kemenhub, Dukung Percepatan PEN dan Reformasi Sosial

Ekonomi

Libur Natal, Puncak Arus Lalin Keluar Jabotabek Diprediksi Terjadi Kamis Ini

Ekonomi

Pemerintah Siapkah Gaji ke-13 Plus THR, Begini Penjelasan Menko Perekonomian

Ekonomi

Kemendag Dorong Indonesia Naik Kelas dalam Rantai Pasok Dunia

Ekonomi

Produsen Respons Positif, Keputusan yang Tidak Naikkan Tarif Cukai Sigaret Kretek Tangan

Ekonomi

Peluang Serta Tantangan dalam Era Revolusi Industri 4.0

Ekonomi

Bangun Pabrik Baru di Batang Jawa Tengah, Nestlé Indonesia Investasi USD 220 Juta