Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy Desak Anggota G20 Hentikan Perang Ukraina – Rusia

- Pewarta

Rabu, 16 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. (Instagram.com/@_zelenskiyfan_)

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. (Instagram.com/@_zelenskiyfan_)

APAKABARNEWS.COM – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menyerukan kepada para pemimpin G20.

Termasuk Presiden AS Joe Biden dan Presiden Cina Xi Jinping untuk menerapkan rencana perdamaian 10 poin dan mengakhiri perang secara adil dan berdasarkan Piagam PBB serta hukum internasional.

Hal tersebut dikatakannya melalui tautan video yang dikirimnya saat acara KTT G20 Summit berlangsung.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya yakin bahwa sekaranglah saatnya perang Rusia harus dan dapat dihentikan,” kata Zelenskiy melalui tautan video, Selasa 15 November 2022.

Sejauh ini, pasukan Ukraina telah membuat kemajuan dalam beberapa pekan terakhir. Mereka melawan pasukan Rusia di timur dan selatan serta merebut kembali kota Kherson pekan lalu.

Zelenskiy, pada hari Senin 14 November 2022, saat mengunjungi Kherson bersumpah untuk terus maju sampai Ukraina merebut kembali kendali atas semua wilayah yang diduduki Rusia.

Dalam pidatonya Zelenskiy menyebut G20 sebagai G19 dan tampaknya menolak untuk mengakui keanggotaan Rusia di dalam kelompok 20.

Ia kembali menegaskan bahwa Rusia harus menarik semua pasukannya dari wilayah Ukraina dan membebaskan semua tahanan Ukraina.

“Jika Rusia menentang rencana perdamaian kami, Anda akan melihat bahwa Rusia hanya menginginkan perang,” tutur Zelenskiy.

Tidak diketahui apakah Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov yang mewakili Presiden Rusia di KTT G20 tetap berada di ruangan saat Zelenskiy berbicara.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden
Mengakhiri “Serakahnomics”: Negara Ambil Alih Aset Demi Keadilan
KPK Panggil Yaqut Soal Kuota Haji Khusus, Pemerintah Diminta Benahi Sistem
Negara Kawal Jaksa Khusus: Pengamanan Ketat Rumah Febrie Adriansyah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Kamis, 18 September 2025 - 11:57 WIB

10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Senin, 15 September 2025 - 07:21 WIB

Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Rabu, 3 September 2025 - 09:21 WIB

Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terbaru