“Tetapi sayangnya kita masih impor, nah seharusnya kita tidak usah impor lagi. Pelan-pelan kita kurangi, mungkin tidak langsung mendadak kebijakanya, tapi kita impornya dikurangi,” harapnya.
Demikian, seperti dikutip media online ini dari laman resmi DPR RI.
Politisi Fraksi PAN ini turut mengapresiasi PT Krakatau Steel yang telah berhasil melakukan restrukturisasi perusahaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kinerja perusahaan pun terbilang membaik, sehingga masih memiliki strategi untuk memperpanjang utangnya.
Hal ini terbukti dengan keuntungan yang berhasil diperoleh PT Krakatau Steel pada kuartal pertama tahun 2020.
“Di sini Karakatau Steel melakukan defiasi di berbagai sektor, ada di semen, baja, energi dalam hal ini gas. Sehingga ini menjadi satu perputaran yang tidah sia-sia, ketika Karakatau energi mensuplai untuk pembuatan baja dia bisa mensupali jauh lebih murah.”
“Kalau misalnya untuk pembuatan baja harus membeli (sektor pendukung) dari luar negeri, tidak bisa menekan harga dan akan menjadi mahal,” ujar Andi.
Baca Juga:
Xinhua Silk Road: Jurnalis Muda Afrika Jajaki Peluang Kerja Sama Baru Tiongkok-Afrika di Hunan
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya







