Home / Politik

Sabtu, 9 Januari 2021 - 11:24 WIB

Soal Hukuman Kebiri atas Kasus Seksual pada Anak, Begini Tanggapan Polisi

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. /Dok. humas.polri.go.id.

Kabagpenum Divisi Humas Polri, Kombes Pol Ahmad Ramadhan. /Dok. humas.polri.go.id.

APAKABAR NEWS – Polri hanya melakukan penyidikan terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak sesuai dengan KUHAP, hingga tersangka dan alat bukti dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Hal ini disampaikan Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan menanggapi disahkannya Peraturan Pemerintah (PP) nomor 70 Tahun 2020 tentang hukuman kebiri kimia terhadap pelaku kekerasan seksual terhadap anak.

Baca Juga:  Polisi Berhasil Ungkap Penyelundupan 353 Kg Sabu Jaringan Internasional

“Terkait dengan itu, kepolisian sebagai penyidik tetap mengacu pada KUHAP.”

Baca Juga:  Dugaan Pelanggaran Hukum, PPATK Serahkan 92 Rekening FPI ke Penyidik

“Untuk keputusannya, eksekusinya bukan ranah dari kepolisian,” ungkap Kombes Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers di Mabes Polri, Rabu 6 Januari 2021

Ramadhan menjelaskan, eksekusi sendiri merupakan ranah dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) setelah perkara itu berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Baca Juga:  Diduga Lakukan Korupsi, Polda Metro Jaya Panggil Petinggi Telkomsel dan Telkom

Menurut dia, Polri hanya melakukan proses penyidikan terhadap kasus seksual terhadap anak.

Polri juga melakukan bagaimana mengungkap sesuatu mencari unsur pidananya.

Share :

Baca Juga

Politik

Hingga 9 Februari 2021, Polisi Perpanjang Lagi Penahanan Habib Rizieq Shihab

Politik

Bareskrim Periksa Abu Janda Terkait Cuitan Diduga Rasisme Terhadap Natalius Pigai

Politik

Sebenarnya Pancasila Lahir untuk Siapa, Apakah untuk Mereka yang Mengaku ‘Aku Pancasila

Politik

Polisi Duga Penjualan Narkoba Jaringan Timur Tengah untuk Pendanaan Teroris

Politik

Soal Penangguhan Penahanan Pendiri Pasar Muamalah, Begini Tanggapan Polisi

Politik

Polisi Sebut Rekaman Percakapan Laskar FPI Menjadi Bukti Serangan ke Polisi

Politik

Ketua KPK Diminta Abaikan Panggilan Komnas Hak Asasi Manusia, Ini Alasan Kapitra

Politik

Ini Alasan Pengacara HRS Optimis Hakim Kabulkan Permohonan Praperadilan