Home / Politik

Kamis, 10 Desember 2020 - 16:58 WIB

Terancam Penjara 6 Tahun, Habib Rizieq Shihab Sudah Menjadi Tersangka

Ilustrasi Sel Tahanan. /Pixabay.com/Ichigo121212.

Ilustrasi Sel Tahanan. /Pixabay.com/Ichigo121212.

APAKABAR BISNIS – Tersangka kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab (HRS) terancam dipenjara selama enam tahun lamanya.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, pimpinan ormas Islam itu beserta lima orang tersangka lainnya itu dikenakan pasal 160 dan 216 KUHP. 

Baca Juga:  Polemik 75 Pegawai KPK Tak Lolos TWK, Proses Alih Status Tidak Boleh Merugikan Pegawai KPK

“Ada 6 yang ditetapkan sebagai tersangka, pertama penyelenggara saudara MRS (Muhammad Rizieq Shihab) di pasal 160 dan 216,” ujar Yusri kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis 10 Desember 2020.

“Kedua ketua panitia HU, sekretaris panitia Saudara A, keempat penanggung jawab MS, kelima penanggung jawab acara SL, dan kepala seksi acara HI,” tambahnya. 

Baca Juga:  Polisi akan Swab Tes Habib Rizieq Shihab Jika Hadir di Mapolda Metro Jaya

Melihat pasal yang dikenakan, Habib Rizieq dan lima orang lainnya terancam hukuman pidana maksimal 6 tahun. Di mana dalam pasal 160 KUHP berbunyi: 

“Barang siapa di muka umum dengan lisan atau tulisan menghasut supaya melakukan perbuatan pidana, melakukan kekerasan terhadap penguasa umum atau tidak menuruti baik ketentuan undang-undang maupun perintah jabatan yang diberikan berdasar ketentuan undang-undang, diancam dengan pidana penjara paling lama enam tahun atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah.” 

Baca Juga:  Soal Serangan kepada Polisi Bukan Rekayasa, Bukti-buktinya Dibeberkan Lagi

Sedangkan untuk pasal 216 KUHP menyebutkan: 

Share :

Baca Juga

Politik

Polri Buka Hotline Nomor Ini, Masyarakat Bisa Lapor Terkait Penyerangan ke Polisi

Politik

Ahmad Riza Patria Disebut Gerindra Sebagai Kader Terbaik untuk Calon Gubernur DKI Jakarta

Politik

WNA Rusia Berhasil Kabur, Ini yang Sedang Dilakulan oleh Kantor Imigrasi Bali

Politik

Kejagung Terima Berkas Perkara Soal Kerumunan di Petamburan dan Megamendung

Politik

Bareskrim Panggil Politikus Hanura Terkait Dugaan Rasisme Terhadap Natalius Pigai

Politik

Penyidik Polri Diminta Bisa Bedakan Kritik, Masukan, Hoaks, dan Pencemaran Nama Baik

Politik

Biadab! Pasangan Suami-Istri Ini Berkomplot untuk Memperkosa Korban

Politik

Habib Rizieq Belum Pasti Penuhi Panggilan Polda Metro Jaya, Ini Alasan FPI