Uang Nasabah Bank Swasta Raib Ratusan Juta Rupiah, Begini Kronologinya

- Pewarta

Selasa, 8 November 2022 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hardi Fardiansyah, S.E., S.H., MA./Dok.Apakabarnews.com./Dok.Haidy

Hardi Fardiansyah, S.E., S.H., MA./Dok.Apakabarnews.com./Dok.Haidy

APAKABAR NEWS – Seorang nasabah PT Bank Permata Tbk cabang Pondok Indah berinisial SH, harus menelan pil pahit setelah uang sebesar Rp. 804 juta yang disimpannya di dalam rekening miliknya raib pada 12 Agustus 2022 lalu.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

SH menceritakan, dalam waktu satu jam uang di dalam rekeningnya sudah terkuras, ia pun sudah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Bank, Namun SH kecewa hingga dua bulan ini uangnya tidak kembali.

Melalui penasehat hukumnya, Hardi Fardiansyah, S.E., S.H., MA mengatakan, transaksi mencurigakan pada rekening SH, terjadi pada tanggal 12 Agustus 2022.

“Yakni, terjadi kurang lebih 20 kali transaksi ke berbagai rekening, dengan jumlah antara Rp10 juta sampai dengan Rp50 juta per sekali transfer,” ungkapnya. Selasa, 8 November 2022

Selain itu, terdapat transaksi pembelian pulsa dan pengisian kartu e-money sebesar masing-masing Rp 5 juta dengan total kerugian kurang lebih sebesar Rp804.103.550.

“Pihak nasabah dan Bank sudah beberapa kali melakukan pertemuan dan mediasi, tetapi sampai saat ini belum ada pertanggungjawaban dari Bank Permata. Pihak Bank Permata diduga seperti mengulur-ngulur waktu dimana sampai dengan saat ini belum ada kejelasan, dimana keinginan nasabah hanya dana yang dipercayakan disimpan di Bank Permata dikembalikan,” ujar Hardi.

Lebih lanjut diungkapkan Kuasa Hukum Korban, Hardi Fardiansyah SH, kronologis awal terjadi kehilangan uang di rekening Bank Permata dimana pada hari jumat tanggal 12 Agustus 2022.

Nasabah (SH) mendatangi Bank Permata Cabang Pondok Indah dengan maksud ingin mendepositokan dananya di rekening Bank Permata yang baru masuk di hari tersebut sebesar Rp1 miliar.

Tetapi menurut staf di Bank Permata akan ditawarkan produk investasi lain yang lebih menarik di Bank Permata, sehingga dianjurkan datang kembali ke Bank Permata Pondok Indah pada hari Senin, 15 Agustus 2022.

Akan tetapi di Jumat sore kurang lebih jam 17.00-18.00 WIB dana nasabah hilang dari rekening korban, yang diketahui dimana terjadi kurang lebih 20 kali transaksi ke berbagai rekening dari berbagai Bank.

Menurut Hardi, pihak nasabah tidak pernah mendapat kode OTP ataupun pemberitahuan apapun dari Bank terkait akan terjadi transaksi tersebut.

“Sehingga diduga pihak Bank Lalai dalam menjaga dana dan kepercayaan nasabah dan diduga sistem standar keamanan bank permata kurang maksimal yang memungkinkan terjadinya skimming, phising, system error atau human error yang dapat merugikan nasabah penyimpan, dan nasabah,” tutur Hardi Fardiansyah.

Dikatakan Hardi, bahwa nasabah dilindungi dana simpanannya di bank berdasarkan UU Perlindungan Konsumen, Peraturan BI No. 16/1/PBI/2014 tentang Perlindungan Konsumen Jasa Sistem Pembayaran dan Peraturan OJK Nomor 1/POJK.07/2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan, serta Pasal 1365 KUHPerdata.

Maka Pihak Bank (Bank Permata) wajib bertanggung jawab pada nasabah penyimpan dalam hal kerugian nasabah dan tidak dapat melimpahkan kesalahan hanya kepada nasabah yang telah mempercainya menyimpan dananya di Bank Permata.

Dimana kejadian itu bisa saja terjadi terhadap nasabah Bank Permata lain dan Bank tidak mau bertanggung jawab atas hal ini tentu akan membuat citra negatif buat dunia Perbankan.

Diakui Hardi, bahwa kliennya sebelumnya sudah melaporkan kejadian tersebut kepada Pihak Bank Permata dan pihak kepolisian.

Portal berita ini menerima konten video dengan durasi maksimal 30 detik (ukuran dan format video untuk plaftform Youtube atau Dailymotion) dengan teks narasi maksimal 15 paragraf. Kirim lewat WA Center: 085315557788.

“Dan telah dijawab oleh Pihak Bank Permata melalui email customer.care@permatabank.co.id dimana isinya menurut pihak bank permata kesalahan ada di pihak klien kami karena registrasi dengan OTP yang diberikan ke Handphone, sedangkan klien kami tidak pernah menerima OTP tersebut, apalagi
memberitahukan kepada siapapun, sehingga pada permasalahan ini diduga Bank Permata ingin lepas dari tanggung jawab,” ujarnya.

Masih menurut Hardi, berdasarkan kejadian tersebut, patut diduga adanya sindikat pencurian dan pembobolan dana nasabah dimana diduga pula adanya kelemahan sistem yang terjadi di Bank Permata.

“Dimana dan ketidakmampuan Bank Permata dalam menjaga Dana Nasabah yang percaya dananya disimpan di Bank Permata dan diduga hal ini bisa terjadi kepada nasabah lainnya,” pungkasnya.

Dikutip dari Bertuahpos.com pihak Bank Permata Cabang Pondok Indah, belum bisa dikonfirmasi. (***)

 

Berita Terkait

KPK Periksa Menteri Sakti Wahyu Trenggono, Kasus Kerja Sama PT Telkom dengan PT Telemedia Onyx Pratama
Polindra, Siapkan Generasi Emas di Era Society 5.0
Bentuk Tanggung Jawab Moral Peretasan PDNS, Semuel A Pangerapan Mundur dari Dirjen Aptika Kominfo
Sertifikat Lisensi BNSP untuk LSP IKEPAMI, Dukung Peningkatan Kualitas SDM Pasar Modal
Syahrul Yasin Limpo Dituntut 12 Tahun Penjara Terkait Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi di Kementan
Menteri Bahlil Lahadalia Sebut Almarhum Tanri Abeng Adalah Sosok Senior yang Sering Membantunya
Tanri Abeng Meninggal Dunia, Menteri BUMN Erick Thohir Sebut Sosok yang Berjasa Besar untuk Negeri Ini
Kementerian Agama Dituding Langgar kesepakatan dalam Rapat Kerja dengan DPR Terkait Jumlah Kuota Haji
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Jumat, 28 Juni 2024 - 19:37 WIB

Empat Hari Pelatihan Auditor Sistem Manajemen Mutu, BNSP Berhasil Tingkatkan Kompetensi 40 Peserta LSP

Senin, 24 Juni 2024 - 19:21 WIB

BNSP Gelar Diskusi Panel di Rakor LSP P2 UPTP, Fokus pada Kebijakan dan Strategi Sertifikasi Kompetensi

Rabu, 12 Juni 2024 - 09:56 WIB

Peran Penting LSP Pustakawan Dalam Menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Bagi Profesi Pustakawan

Sabtu, 11 Mei 2024 - 19:01 WIB

Ketua BNSP Dukung Penuh Acara Halal Bihalal & Webinar Master Asesor oleh PMAI

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:51 WIB

Forum Komunikasi LSP ASTRA Group Jadi Sorotan dalam Diskusi dengan BNSP

Kamis, 25 April 2024 - 13:12 WIB

BNSP: Universitas Pertahanan RI Terima Sertifikasi Licensi dari BNSP

Selasa, 16 April 2024 - 21:19 WIB

Diskusi Strategis: Peran PROPAMI dan LSP Pasar Modal dalam Industri Keuangan di BNSP

Selasa, 16 April 2024 - 06:21 WIB

Menjalin Kerjasama: LSP Perbankan dan Asosiasi Bersatu di BNSP untuk Merayakan Idul Fitri

Berita Terbaru

Xiaomi Redmi Note 12 Pro 5G dapat dibeli di Blibli.com dengan cicilan 0% yang ditawarkan Blibli sebagai bagian dari perayaan ulang tahun mereka. (Dok. Blibli)

Lifestyle

Xiaomi Redmi Note 12 Pro 5G, Semakin Layak Dibeli

Senin, 22 Jul 2024 - 15:40 WIB

Adidas Samba. (Dok. Blibli.com)

Lifestyle

Rekomendasi Adidas Samba: Sejarah dan Pilihan Terbaik di Blibli

Jumat, 19 Jul 2024 - 19:41 WIB