Home / Nusantara

Jumat, 22 Januari 2021 - 13:16 WIB

Warga Diminta Siaga, Ini Dampak Gempa M7,0 di 132 Km Timur Laut Melonguane

Terdampak Gempa M7,0 Kabupaten Kepulauan Talaud. /Dok. BNPB Indoneisa.

Terdampak Gempa M7,0 Kabupaten Kepulauan Talaud. /Dok. BNPB Indoneisa.

APAKABAR NEWS – Badan Penganggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Talaud melaporkan sejumlah rumah warga dan bangunan terdampak gempa dengan magnitudo 7,0.

Gempa yang terjadi pada Kamis malam, 21 Januari 2021, pukul 19.23 WIB berada 132 km timur laut Melonguane, Sulawesi Utara.

Baca Juga:  Wisatawan ke Jabar Wajib Rapid Antigen, Perayaan Tahun Baru Dilarang

BPBD setempat menginformasikan sebanyak 2 unit rumah mengalami rusak ringan dan 3 unit terdampak.

Tingkat kerusakan pada ketiga unit rumah tersebut masih dalam proses pendataan petugas di lapangan.

Baca Juga:  8 Meninggal Dunia dan Lebih dari 600 Warga Majene Luka-luka Akibat Gempa

Dua unit rumah rusak ringan berada di Desa Rae, Kecamatan Beo Utara, sedangkan rumah terdampak lainnya diidentifikasi.

Masing-masing di Desa Ganalo, Kecamatan Tampan Amma, Desa Mala, Kecamatan Melonguane dan Desa Bantik, Kecamatan Beo.

Baca Juga:  Catat Ini, Daftar Kab dan Kota di Sulut yang Berpotensi Banjir di Januari 2021

Di samping tempat tinggal, gempa juga mengakibatkan 1 unit gereja terdampak di Desa Ganalo, Tampan Amma dan RSUD di Desa Mala, Melonguane.

Share :

Baca Juga

Nusantara

Gubernur Jabar Minta Wapres Doakan Kesembuhan Wagub Uu yang Positif Covid-19

Nusantara

Miliki Ekstasi, Polisi Ringkus Oknum DPRD Labuhanbatu Utara (Labura) 

Nusantara

Masih SMP Sudah Ikut Pameran, Inilah Kisah Tomas Pratama yang Gemar Melukis Wajah Tokoh

Nusantara

Sempat Tertunda Karena Pandemi, Yayasan Baitul Insan Ar-raasyid Berangkatkan Umrah dan Haji

Nusantara

Tertutup Longsoran, Jalur Ulumanda Belum Dapat Dilalui Kendaraan Roda Empat

Nusantara

Gudang Rokok Djarum dan Sampoerna di Cilacap Menjadi Sasaran Patroli Tiga Pilar

Nusantara

Catat Daerahnya, Zona Merah Kasus Covid di Jabar Bertambah Menjadi 8 Daerah

Nusantara

16 Korban Masih Belum Ketemu, BNPB dan DPR Tinjau Longsor Sumedang