Antisipasi Penjarahan, Polisi Kawal Bantuan Logistik untuk Gempa Sulbar

- Pewarta

Selasa, 19 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak gempa bumi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. /Instagram.com/@kemenpupr.

Dampak gempa bumi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. /Instagram.com/@kemenpupr.

APAKABAR NEWS – Polda Sulawesi Barat akan mengusut tuntas isu penjarahan sejumlah bantuan logistik untuk korban terdampak gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

Penjarahan ditengarai terjadi di titik-titik pengungsi darurat di perbatasan.

Kapolda Sulawesi Barat, Irjen Pol Eko Budi Sampurno menjelaskan bantuan logistik yang dijarah umumnya yang bersifat bantuan dari perorangan.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penjarahan terjadi di beberapa wilayah seperti di Malunda, Majene dan Kaluku, Mamuju.”

“Dimana lokasi-lokasi tersebut bukan merupakan titik sentral tempat pengungsian,” ungkap Eko kepada awak media, Minggu 17 Januari 2021.

Menurut Eko, banyaknya bantuan logistik mengarah ke Mamuju untuk korban gempa disalahgunakan oleh kelompok tertentu.

Ia menyebut para penjarah ini bukan korban utama bencana gampa bumi ini.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Berita Terbaru