APA KABAR NEWS – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan total subsidi dan kompensasi untuk BBM, LPG dan listrik mencapai Rp502,4 triliun.
Angka tersebut dihitung berdasarkan Indonesia Crude Price (ICP) atau harga rata-rata minyak mentah Indonesia di pasar internasional.
“Saat ini ICP mencapai USD105 per barel dengan kurs Rp14.700 per dollar Amerika,” katanya, Sabtu, 3 September 2022.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Menkeu, dengan angka tersebut volume BBM Pertalite diperkirakan mencapai 29 juta kiloliter dan Solar 17,4 juta kiloliter.
Sri juga mengatakan subsidi bisa melonjak hingga Rp653 triliun jika harga ICP pada Desember mencapai USD95 per barel. Sama halnya jika harga ICP turun lagi menjadi USD85 per barel.
Karena itu, pemerintah akan terus memonitor perkembangan harga ICP di tengah proyeksi dunia yang masih dinamis.
Bahkan, Sri Mulyani mengatakan pihaknya akan terus mengalokasikan subsidi Rp591 triliun apabila harga ICP stabil di bawah USD100 per barel.
Pemerintah secara resmi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi per Sabtu, 3 September 2022 pukul 14.30 WIB.
Pengumuman disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dan sejumlah menteri terkait di Istana Merdeka.***








