Ledakan di Polandia, Para Pemimpin G7 Gelar Emergency Meeting di Sela KTT G20 Indonesia

- Pewarta

Kamis, 17 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden.

APAKABARNEWS.COM – Para pemimpin dari Kelompok Tujuh (G7) serta Spanyol dan Belanda mengadakan pertemuan darurat (emergency meeting) sebagai tanggapan atas serangan rudal di Polandia.

Anggota NATO Polandia mengatakan bahwa roket buatan Rusia menewaskan dua orang pada hari Selasa 15 November 2022 waktu setempat di Polandia timur dekat Ukraina.

Ledakan itu terjadi setelah Rusia menyerang kota-kota di seluruh Ukraina dengan rudal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kementerian pertahanan Rusia membantah laporan bahwa rudal Rusia telah mendarat di Polandia dan menganggapnya sebagai sebuah provokasi yang sengaja dibuat untuk meningkatkan situasi.

Lebih lanjut, Pertemuan darurat tersebut diadakan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden yang sebelumnya mengatakan bahwa ledakan di Polandia kemungkinan bukan dari rudal yang ditembakkan oleh Rusia.

“Ada informasi awal yang membantahnya. Saya tidak ingin mengatakan itu sampai kami benar-benar menyelidikinya tetapi tidak mungkin sejalan dengan lintasan yang ditembakkan dari Rusia tapi kita lihat saja nanti,” kata Biden yang dikutip dari reuters, Rabu 16 November 2022.

Biden mengatakan pertemuan tersebut telah disetujui oleh para pemimpin negara G7 guna mengetahui apa yang sebenarnya telah terjadi di Polandia.

“Kami setuju untuk mendukung penyelidikan Polandia atas ledakan di pedesaan Polandia, dekat perbatasan Ukraina, dan mereka akan memastikan kami mengetahui dengan tepat apa yang terjadi,” ucap Biden.

Penentuan bahwa Rusia yang harus disalahkan atas ledakan itu dapat memicu prinsip pertahanan kolektif NATO yang dikenal sebagai Pasal 5.

Di mana serangan terhadap salah satu anggota aliansi Barat dianggap sebagai serangan terhadap semua, memulai pertimbangan tentang respons militer potensial.

Sebagai informasi, Para pemimpin negara G7 termasuk Amerika Serikat, Jerman, Prancis, Kanada, Italia, Inggris, dan Jepang saat ini tengah berada di Pulau Bali, Indonesia untuk melakukan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20.***

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Berita Terbaru