Prabowo Optimistis Prospek Ekonomi Indonesia Cerah: Pemimpin Harus Kerja Keras

- Pewarta

Sabtu, 11 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Canberra. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Canberra. (Dok. Tim Media Prabowo Subianto)

APAKABARNEWS.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto bertemu dengan para mahasiswa Indonesia di Canberra, Australia, Kamis 9 Februari 2023.

Dalam pertemuan tersebut ia mengatakan prospek ekonomi Indonesia cerah.

“ Our future will be bright. Kita optimis, tapi kuncinya adalah bagaimana bagaimana kita mengatur ini semua,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo juga mengapresiasi pemerintahan Joko Widodo yang berani memulai strategi hilirisasi.

Upaya ini menjadi gerbang awal bagi Indonesia untuk mampu memanfaatkan sumber daya alam yang dimiliki secara maksimal.

“Pemerintah sekarang, Pak Joko Widodo yang memimpin, dia berani untuk melakukan hilirisasi.”

“Saya dulu rival beliau tapi saya yakin beliau hatinya merah putih, makanya itu saya gabung sama beliau, bekerja, tidak ada urusan siapa nomor satu, kita bekerja bersama untuk membangun Republik Indonesia,” tambahnya.

Berdasarkan berbagai kajian strategis dan diskusi bersama dengan para ahli, Prabowo mengungkapkan bahwa lima tahun mendatang, Indonesia diperkirakan mampu menjadi bagian dari negara anggota G8.

Bahkan, lebih jauh lagi, akan menjadi negara anggota G4 dalam kurun waktu 30 tahun.

“Saya bicara dengan satu tim ahli yang meramalkan di lima tahun yang akan datang, kita bisa sampai ke ekonomi ke-10, ke-9. Berarti dalam 30 tahun yang akan datang, we can be number four in the world,” jelasnya.

Semua kajian dan perkiraan tersebut tentunya harus didukung dengan para pemimpin yang bekerja keras dan berfikir kritis.

Terlebih lagi, sudah saatnya Indonesia untuk mengejar STEM yaitu Science, Technology, Engineering and Mathematics.

Kepada para mahasiswa, Prabowo menjelaskan bahwa STEM merupakan pendukung utama. Sehingga, perlu diperbanyak sarjana yang memiliki keahlian di bidang tersebut.

“Dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang kerja keras, yang berpikir keras, yang tidak malas, yang tidak rendah diri, yang mau belajar, belajar, belajar. Sekarang, kita juga harus kejar yang namanya STEM, Science, Technology, Engineering and Mathematics,” tegasnya. ***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Berita Terbaru

Pers Rilis

Hisense Sambut FIFA World Cup 2026™ Lewat Inovasi RGB MiniLED

Jumat, 12 Jun 2026 - 14:47 WIB