Bukan Baru, Ternyata Pajak Pulsa, Voucer dan Token Listrik Selama Ini Sudah Jalan

  • Whatsapp
Menteri Keuangan, Sri Mulyani. /Instagram.com/@smindrawati/prisma

APAKABAR NEWS – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan tidak ada pungutan pajak baru bagi pulsa, voucer, dan token listrik setelah terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 06/PMK.03/2021.

Menurut Ani, sapaan akrabnya, PPN dan PPh atas pulsa atau kartu perdana, token listrik dan voucer selama ini sudah berjalan.

Read More

Jadi tidak ada pungutan pajak baru demikian menurut Ani melalui akun instagram @smindrawati di Jakarta, Sabtu 30 Januari 2021.

Menurutnya, ketentuan yang termaktub dalam PMK 06/2021 itu tidak berpengaruh terhadap harga pulsa/kartu perdana, token listrik, dan voucer.

Ia juga menjelaskan ketentuan itu punya tujuan pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas pulsa/kartu perdana, token listrik dan voucer lebih sederhana juga memberikan kepastian hukum.

Penyederhanaan ketiganya yakni pungutan PPN untuk pulsa/kartu perdana, dilaksanakan penyederhanaan pungutan PPN hanya sampai pada distributor tingkat II (server).

Sehingga distributor tingkat pengecer yang kemudian menjual kepada konsumen akhir tidak perlu memungut PPN.

Related posts