Cuaca Ekstrem Terus Intai Wilayah Magetan, Dataran Tinggi Kembali Diguncang Longsor

- Pewarta

Senin, 13 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali diguncang bencana alam tanah longsor. (Dok. Fin)

Wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali diguncang bencana alam tanah longsor. (Dok. Fin)

APAKABARNEWS.COM – Berselang sehari, di lokasi yang sama wilayah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, kembali diguncang bencana alam tanah longsor, Minggu petang 12 Februari 2023.

Bencana alam itu dipicu hujan seharian yang, bahkan, berlangsung hingga terjadinya longsor.

Seperti yang berlangsung sehari sebelumnya, Sabtu 11 Februari 2023, bencana hidrometeorologi susulan kali ini juga terjadi di Desa Gonggang, Kecamatan Poncol.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kecuali di desa tersebut, tanah longsor di wilayah itu bergerak melebar ke desa tetangganya, yakni Desa Genilangit, Kecamatan Poncol.

Di desa ini material longsor menimpa sebuah rumah warga, dan sempat merusak satu unit sepeda motor.

“Sebuah sepeda motor rusak ringan. Itu masih saudara saya. Disini hujan terus bahkan sampai malam ini.”

“Kerja bakti dilakukan besok, Mas,” sebut Simun, Sekretaris Desa Genilangit, kepada jurnalis yang menghubunginya.

Sementara tanah longsor yang terjadi di Desa Gonggang berlangsung di empat titik.

Material berupa bebatuan, batang pohon dan tanah lumpur itu runtuh dari bukit dengan ketinggian variatif antara 5 sampai 20 meter.

Kepala Desa Gonggang, Agus Susanto, kepada jurnalis yang meminta konfirmasi, membenarkan wilayahnya kembali terjadi longsor susulan.

Diantara empat titik longsor di Desa Gonggang itu, yang terparah berada di Dukuh Dagung.

Di lokasi itu, talud jalan lingkar berdimensi panjang 25 meter dengan ketinggian 20 meter ambrol.

Material longsor yang menggunung itu menutup separuh badan jalan desa, hingga diperlukan pemasangan rambu peringatan darurat.

“Iya, di wilayah kami ada empat titik longsor. Menimpa rumah warga dan menutup jalan. Tidak ada korban jiwa. Kerja bakti dilakukan besok, sebab sudah gelap dan kondisi hujan,” sebut Agus Susanto.

Dilanjutkannya, kecuali talud, sebuah tebing setinggi 5 meter di belakang rumah Martono, 80 tahun, juga longsor.

Akibatnya sisi belakang rumah Martono hancur, bahkan benerapa sisi tembok mengalami keretakan.

Bongkahan material juga runtuh dari tebing setinggi 7 meter dengan panjang 15 meter.

Tebing itu berada di belakang rumah Sugiman, 55 tahun, dan menimpa rumah yang didiami Sumarno, 38 tahun.

Sementara sumber di Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan menyebutkan, pihaknya telah mengirim personel tim reaksi cepat ke lokasi kejadian.

“Iya benar ada laporan masuk, terjadi longsor di desa itu. Personel sudah berangkat kesana untuk melakukan pengecekan,” kata Operator Pusdalops BPBD Kabupaten Magetan.

Dikatakannya, BPBD setempat melakukan pendataan di lapangan dan memberikan bantuan berupa terpal dan karung.

Bantuan itu sebagai antisipasi longsor susulan, lantaran hingga kini cuaca terus hujan.

Kecuali BPBD, tim relawan kebencanaan yang sudah standby di lokasi longsor diantaranya Tagana, PMI, TNI, Polri, relawan dan masyarakat setempat. Direncanakan mereka akan bekerja bakti keesokan harinya. (fin)***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden
Mengakhiri “Serakahnomics”: Negara Ambil Alih Aset Demi Keadilan
KPK Panggil Yaqut Soal Kuota Haji Khusus, Pemerintah Diminta Benahi Sistem
Negara Kawal Jaksa Khusus: Pengamanan Ketat Rumah Febrie Adriansyah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Kamis, 18 September 2025 - 11:57 WIB

10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Senin, 15 September 2025 - 07:21 WIB

Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Rabu, 3 September 2025 - 09:21 WIB

Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terbaru