Demo, Aksi Unjuk Rasa dan Mogok Bagi Kaum Buruh Hingga Reuni Alumni 212

- Pewarta

Selasa, 23 November 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Unjuk Rasa buruh. /Dok. jabarprov.go.id

Unjuk Rasa buruh. /Dok. jabarprov.go.id

APAKABAR NEWS – Pertanyaan kawan aktivis tentang aksi demo yang tidak berujung karena dianggap tidak memperoleh hasil yang bisa langsung dirasakan oleh bantak orang, memang sulit dijawab.

Karena pertanyaan itu tidak mempunyai hubungan langsung dengan perubahan apapun yang diinginkan dari aksi demo atau unjuk rasa itu, sebesar apapun massa aksinya yang turun ke jalan.

Maka itu melihat aksi unjuk rasa — apapun namanya — jika tidak punya daya tekan yang mutlak — maka aksi atau unjuk yang dilakukan itu hanya menjadi perhatian belaka oleh pihak manapu.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

termasuk pejabat publik yang dapat mengambil keputusan untuk tuntutan yang diharap oleh para demontran atau mereka yang melakukan unjuk rasa itu.

Artinya, demo atau aksi unjuk rasa itu memang sulit diharap memiliki dampak terusan yang signifikan dengan perubahan yang diharapkan, bila tidak memiliki daya tekan yang kuat.

Seberapa pun besar massa aksi dan unjuķ rasa itu yang turun ke jalanan, perubahan tidak akan signifikan terjadi.

Apalagi pihak yang terkait dengan masalah tersebut merasa akan sangat kehilangan muka atau wibawanya bila harus memenuhi permintaan para demontran yang cuma sebatas aksi dan unjuk rasa semata di berbagai tempat.

Aksi atau unjuk rasa itu baru akan ditanggapi dengan positif — dalam arti untuk memenuhi permintaan para demonstran — manakala mempunyai daya tekan yang tidak bisa dielak oleh mereka yang memangku kepentingan dari kebijakan itu.

Berita Terkait

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terbaru

Pers Rilis

Flexsys Mengumumkan Kenaikan Harga Global untuk Sulfur Tak Larut

Jumat, 11 Sep 2026 - 00:05 WIB