APAKABARNEWS.COM – Bisakah satu tindakan sederhana membantu menyelamatkan nyawa orang lain ketika kebutuhan transfusi darah terus menjadi bagian penting pelayanan kesehatan?
Bagaimana kolaborasi mahasiswa dan Palang Merah Indonesia (PMI) dapat memperluas kepedulian sosial di lingkungan kampus?
Apa makna 40 peserta yang berpartisipasi dalam kegiatan donor darah TFISC Senayan bagi gerakan kemanusiaan?
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
TFISC Senayan menggelar kegiatan Blood Donation di BINUS International University, JWC Campus Senayan, Jakarta, pada Rabu, (07/Oktober/2026), dengan melibatkan 40 peserta dalam aksi kemanusiaan bertema “The Red Effect”.
Mengusung judul “Pulse of Purpose: Every Pulse, A Purpose”, kegiatan tersebut menjadi bagian dari program sosial TFISC Senayan untuk meningkatkan kepedulian terhadap sesama sekaligus mendukung kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan terbuka bagi mahasiswa, dosen, staf, serta masyarakat di lingkungan BINUS.
Donor Darah TFISC Senayan Perkuat Kepedulian Sosial Mahasiswa Melalui Kolaborasi Kampus dan PMI
Sebanyak 40 peserta mengambil bagian dalam kegiatan donor darah yang berlangsung pukul 12.00 hingga 15.00 WIB.
Partisipasi tersebut menunjukkan keterlibatan komunitas kampus dalam kegiatan kemanusiaan yang memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk berkontribusi secara langsung.
Menurut informasi resmi PMI melalui portal Ayo Donor, setiap menit terdapat satu orang yang membutuhkan transfusi darah di Indonesia, sehingga partisipasi pendonor menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan darah.
Persiapan Menjadi Tahapan Penting Untuk Pastikan Pelaksanaan Donor Darah Berjalan Tertib, dan Terarah
Rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan persiapan panitia dan pengarahan bagi para volunteers sebelum acara berlangsung.
Setelah tim PMI tiba di lokasi, peserta menjalani registrasi dan pemeriksaan kesehatan awal untuk menentukan kelayakan mereka sebagai pendonor.
Para volunteers membantu mengarahkan peserta melalui setiap tahapan, mendukung kebutuhan operasional tim PMI, serta membagikan konsumsi selama kegiatan berlangsung.
40 Peserta Berpartisipasi dalam Blood Donation TFISC Senayan, Didukung Panitia dan Relawan
Proses donor darah berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 12.00 WIB hingga 15.00 WIB, dengan dukungan panitia dan relawan di lokasi.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara, sementara koordinasi antara panitia, volunteers, dan tim PMI mendukung kelancaran rangkaian kegiatan.
Jumlah 40 peserta menjadi catatan partisipasi kegiatan ini, meskipun informasi mengenai jumlah pendonor yang berhasil menyelesaikan proses donor atau volume darah terkumpul tidak dicantumkan dalam referensi.
PMI Menutup Kegiatan Donor Darah TFISC Senayan dan Menegaskan Pentingnya Kemitraan
Menjelang pukul 15.00 WIB, proses donor darah berakhir dan panitia mulai membersihkan area kegiatan sebelum tim PMI meninggalkan lokasi.
Baca Juga:
New Asia Forum Bidik Investasi US$30 Miliar untuk “New Asia” Lewat Edisi Perdana di Bali
UOB Asset Management Soroti Peluang Investasi di Tengah Perubahan Kebijakan Global
Panitia dan tim PMI kemudian mengikuti sesi foto bersama sebagai dokumentasi pelaksanaan Blood Donation 2026.
Pada kesempatan tersebut, Project Manager menyerahkan plakat kepada PMI sebagai bentuk apresiasi atas kerja sama dan dukungan dalam penyelenggaraan kegiatan.
Melalui “Pulse of Purpose: Every Pulse, A Purpose”, TFISC Senayan membawa pesan bahwa tindakan sederhana dapat memberikan arti besar bagi orang lain.
Kegiatan ini menempatkan donor darah sebagai salah satu bentuk kontribusi sosial yang dapat dilakukan individu untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dengan semangat “The Red Effect”, TFISC Senayan berharap kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh melalui partisipasi nyata dan kolaborasi komunitas kampus.****










