Lapisan epoxy lantai yang mengelupas di bagian tepi dinding merupakan masalah yang cukup umum pada area yang menggunakan sistem floor coating. Kerusakan biasanya terlihat seperti lapisan terangkat, retak, atau terkelupas pada garis pertemuan antara lantai dan dinding.
Lantas, apa saja penyebab lapisan epoxy lantai mengelupas di tepi dinding dan bagaimana cara mencegahnya?
Mengapa Epoxy Lantai di Tepi Dinding Lebih Rentan Mengelupas?
Ada beberapa hal yang menyebabkan lapisan epoxy yang berada di tepi dinding, rawan mengalami pengelupasan, seperti:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
1. Pertemuan Lantai dan Dinding Menjadi Area yang Kritis
Pertemuan antara lantai dan dinding merupakan detail yang perlu diperhatikan saat mengaplikasikan sistem pelapis. Area ini memiliki sudut, perubahan bidang, serta kemungkinan adanya celah atau ketidakteraturan permukaan.
Jika material tidak menempel dengan baik pada area tersebut, lapisan dapat menjadi titik awal kerusakan. Ketika adhesi melemah, lapisan bisa mulai terangkat dan pengelupasan dapat menyebar ke area di sekitarnya.
2. Kondisi Permukaan Tidak Sama dengan Area Lantai
Permukaan di dekat dinding juga bisa memiliki kondisi berbeda dari bagian tengah lantai. Debu, sisa material konstruksi, lapisan lama, atau permukaan beton yang kurang rata dapat membuat daya rekat coating tidak optimal.
Baca Juga:
Karena itu, persiapan permukaan tidak seharusnya hanya berfokus pada bidang lantai yang terbuka, tetapi juga mencakup area sudut dan tepi dinding.
Penyebab Epoxy Lantai Mengelupas di Tepi Dinding
Tepi dinding rawan mengelupas, jika Anda tidak memperhatikan beberapa hal penting dalam proses pembangunan atau renovasi. Berikut beberapa penyebab lapisan epoxy di tepi dinding mengelupas:
1. Persiapan Permukaan Kurang Optimal
Salah satu penyebab paling umum adalah permukaan yang belum dipersiapkan dengan baik. Debu, minyak, laitance, material yang rapuh, maupun lapisan lama yang tidak kompatibel dapat mengganggu adhesi.
Permukaan beton juga perlu memiliki profil dan kondisi yang sesuai agar primer maupun lapisan berikutnya dapat menempel dengan baik.
2. Kelembapan pada Substrat
Kelembapan merupakan faktor lain yang perlu diperiksa, terutama jika pengelupasan terjadi berulang pada area tertentu.
Jika kadar kelembapan substrat terlalu tinggi atau terdapat kelembapan yang naik dari bawah, adhesi lapisan dapat terganggu.
Selain itu, kondisi titik embun juga perlu diperhatikan. Substrat dan material lantai yang belum mengeras harus berada setidaknya 3°C di atas titik embun untuk mengurangi risiko kondensasi.
3. Detail Sudut Tidak Dipersiapkan dengan Tepat
Sudut antara lantai dan dinding membutuhkan perhatian khusus. Jika terdapat bagian yang sulit dijangkau alat aplikasi, lapisan bisa menjadi terlalu tipis, tidak merata, atau tidak menempel sempurna.
Detail sudut juga perlu dibersihkan dan dipersiapkan sebelum coating diaplikasikan. Dengan begitu, lapisan dapat membentuk sistem yang lebih konsisten hingga ke area tepi.
4. Pergerakan atau Retak pada Substrat
Retak pada beton atau pergerakan substrat dapat ikut memengaruhi lapisan di atasnya. Jika sumber masalah berada pada substrat, sekadar mengecat ulang bagian yang mengelupas belum tentu menyelesaikan persoalan.
Retak dan kerusakan pada beton perlu diperiksa terlebih dahulu untuk menentukan metode perbaikannya. Jika tidak, kerusakan yang sama dapat muncul kembali setelah perbaikan.
Bagaimana Mengetahui Penyebab Epoxy Mengelupas?
Untuk memahami penyebab lapisan epoxy lantai mengelupas, sebaiknya lakukan beberapa hal berikut ini:
1. Periksa Bagian Beton yang Terangkat Bersama Epoxy
Perhatikan material yang ikut terangkat ketika lapisan dikupas. Jika lapisan coating terlepas tetapi permukaan beton relatif utuh, masalah dapat berkaitan dengan adhesi atau persiapan permukaan.
Sebaliknya, jika bagian beton ikut terangkat atau terlihat rapuh, kondisi substrat perlu menjadi perhatian utama.
2. Periksa Kondisi di Sepanjang Tepi Dinding
Lihat apakah pengelupasan hanya terjadi pada satu titik atau mengikuti garis tepi dinding dalam area yang cukup panjang.
Kerusakan yang konsisten di sepanjang tepi dapat mengindikasikan adanya masalah pada detail sudut, kelembapan, atau proses persiapan permukaan. Pemeriksaan menyeluruh penting dilakukan sebelum menentukan metode perbaikan.
Cara Memperbaiki Epoxy Lantai yang Mengelupas di Tepi Dinding
Lalu jika terlanjur mengelupas, bagaimana cara memperbaikinya?
1. Hilangkan Lapisan yang Tidak Lagi Menempel
Lapisan yang sudah terangkat atau tidak memiliki daya rekat memadai perlu dihilangkan terlebih dahulu. Material yang lemah tidak sebaiknya langsung ditutup dengan lapisan baru karena dapat menjadi titik kegagalan berikutnya.
Penghilangan material dapat dilakukan secara mekanis sesuai kondisi dan luas kerusakan.
2. Lakukan Persiapan Permukaan
Setelah lapisan yang rusak dihilangkan, permukaan perlu dibersihkan dan dipersiapkan kembali. Debu, kotoran, material rapuh, dan kontaminan lain harus disingkirkan.
3. Perbaiki Detail Lantai dan Dinding
Bagian sudut, retak, atau ketidakteraturan pada pertemuan lantai dan dinding perlu diperbaiki sesuai kondisi substrat sebelum coating diaplikasikan kembali.
Jangan hanya berfokus pada bagian lapisan yang terlihat mengelupas. Cari penyebab di balik kerusakan agar perbaikan tidak berhenti pada tampilan permukaan saja.
Maksimalkan Konstruksi Anda Bersama SIKA
Pengelupasan pada tepi dinding tidak selalu disebabkan oleh kualitas material coating. Persiapan permukaan yang kurang optimal, kelembapan substrat, detail sudut yang tidak tepat, hingga pergerakan atau retak beton dapat menjadi pemicunya.
Karena itu, pemeriksaan kondisi substrat dan persiapan permukaan menjadi bagian penting sebelum melakukan perbaikan.
Untuk kebutuhan pelapisan pada beton dan cement screed, Sikafloor®-264 HC dapat menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Produk ini tersedia sebagai pelapis epoxy dua komponen dengan ketahanan terhadap beban mekanis dan bahan kimia.
Aplikasinya sangat mudah, dan kedap cairan. Pelapis lantai ini juga memungkingkan permukaan lantai Anda jadi anti slip. Lapisan akhir pun juga mengkilap.
Pemilihan produk Sika bukan tanpa alasan. Sebab, Sika telah banyak dipercaya dan sudah 115 tahun lebih menangani proyek konstruksi, di dalam maupun luar Indonesia. Beberapa proyek yang ditangani seperti Pusat Perbelanjaan DFO Homebush, Australia.
Ada juga proyek Solusi Finishing di Vihara Amurwa Bhumi Graha yang juga dikerjakan Sika. Selain itu, Sika juga jadi pelopor teknologi semen waterproofing pertama di Indonesia.
Anda bisa Kontak Sika jika ingin melakukan konsultasi terhadap proyek bangunan yang membutuhkan epoxy lantai. Apabila Anda ingin mendapatkan informasi lainnya, kunjungi situs Sika Indonesia.














