Gara-gara Kudeta, Amerika Serikat Akhirnya Tinjau Ulang Bantuan untuk Myanmar

- Pewarta

Rabu, 3 Februari 2021

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Presiden Baru AS, Joe Biden. (Foto: Instagram @joebiden)

Presiden Baru AS, Joe Biden. (Foto: Instagram @joebiden)

Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Amerika Serikat memberikan hampir $135 juta bantuan bilateral kepada Myanmar pada tahun 2020 tetapi hanya “sebagian kecil” saja yang langsung diberikan kepada pemerintah.

Para pejabat sedang meninjau bantuan itu, tetapi mengatakan bantuan kemanusiaan, termasuk untuk minoritas Muslim Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar, dan program-program yang mempromosikan demokrasi atau menguntungkan masyarakat sipil akan terus berlanjut.

“Perhatian pertama kami saat kami melakukan peninjauan itu adalah untuk memastikan bahwa… kami tidak melakukan apa pun yang akan memengaruhi warga Burma yang telah lama menderita, termasuk Rohingya,” kata Price dalam sebuah penjelasan singkat.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pejabat AS juga meninjau ulang sanksi terhadap para pemimpin militer Myanmar dan perusahaan yang terkait dengan mereka, katanya. (rad)

Berita Terkait

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan
Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze
Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat
Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan
Kelompok Bersenjata Asal Lebanon Hizbullah Secars Resmi Akui Kehilangan Jalur Pasokan Melalui Suriah
Di Hadapan Pimpinan Negara G20, Presiden Prabowo Subianto Kembali Suarakan Perdamaian Palestina

Berita Terkait

Senin, 4 Agustus 2025 - 13:41 WIB

Irak Hidupkan Kembali Kilang Minyak Baiji Setelah Konflik Berkepanjangan

Sabtu, 19 Juli 2025 - 08:00 WIB

Suriah Tarik Pasukan dari Suwayda Usai Israel Serang Warga Druze

Jumat, 11 Juli 2025 - 14:47 WIB

Tiongkok Dukung Iran Gunakan Nuklir Secara Damai, Tolak Tekanan Barat

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:07 WIB

Lebih dari 200 Demonstran Bentrok dengan Garda Nasional di LA, Gas Air Mata Dilepaskan Brutal

Senin, 3 Maret 2025 - 13:39 WIB

Sebelum Dirawat, Paus Fransiskus Sempat Berselisih dengan Kardinal Soal Defisit Keuangan Vatikan

Berita Terbaru

dok paypal

Bisnis

Jasa Top Up PayPal: Cara Beli Saldo PayPal dengan Praktis

Jumat, 23 Okt 2026 - 10:59 WIB

Pers Rilis

CGTN Luncurkan News Pal, Asisten Berita Berbasis AI

Jumat, 23 Okt 2026 - 04:18 WIB