Juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan Amerika Serikat memberikan hampir $135 juta bantuan bilateral kepada Myanmar pada tahun 2020 tetapi hanya “sebagian kecil” saja yang langsung diberikan kepada pemerintah.
Para pejabat sedang meninjau bantuan itu, tetapi mengatakan bantuan kemanusiaan, termasuk untuk minoritas Muslim Rohingya yang tidak memiliki kewarganegaraan di Myanmar, dan program-program yang mempromosikan demokrasi atau menguntungkan masyarakat sipil akan terus berlanjut.
“Perhatian pertama kami saat kami melakukan peninjauan itu adalah untuk memastikan bahwa… kami tidak melakukan apa pun yang akan memengaruhi warga Burma yang telah lama menderita, termasuk Rohingya,” kata Price dalam sebuah penjelasan singkat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pejabat AS juga meninjau ulang sanksi terhadap para pemimpin militer Myanmar dan perusahaan yang terkait dengan mereka, katanya. (rad)
Halaman : 1 2








