APAKABAR NEWS – Ketua Bidang Keanggotaan DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Dimas Hermandiyansyah, melaporkan adanya kenaikan harga tempe dan tahu hingga 20 persen.
Kenaikan ini terjadi merata besok Minggu 3 Januari 2020 di pasar tradisional wilayah Jabodetabek.
“Tempe dan tahu ini naik bervariatif sampai 20 persen.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Seperti tempe yang ukuran sedang kualitas bagus dari Rp10.000 di jual Rp12.000 sekarang,” ujarnya kepada wartawan, Sabtu 2 Januari 2021.
“Tahu juga naik sih sama 20 persen. Itu merata di pasar-pasar Jabodetabek,” sambungnya.
Dimas menuturkan, kenaikan harga dua bahan pangan favorit masyarakat Indonesia tersebut tidak terlepas dari adanya mogok produksi yang dilakukan sejumlah produsen tahu dan tempe.
Khususnya yang tergabung dalam Pusat Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Puskopti) DKI Jakarta.
Baca Juga:
Creality Rayakan 12 Tahun Inovasi dengan KliTek™ dan Ekspansi Ekosistem Berbasis AI
EngineAI Resmikan Pabrik Cerdas di Shenzhen, Robot Humanoid T800 Mulai Dikirim secara Massal
Halaman : 1 2 Selanjutnya








