Indonesia Tidak Mendapatkan Kuota untuk Beribadah Haji Tahun 2021, Begini Alasannya

- Pewarta

Senin, 31 Mei 2021 - 16:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. /Instagram.com/@ace.hasan.syadzily

Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily. /Instagram.com/@ace.hasan.syadzily

APAKABAR NEWS – Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily mengaku mendapat informasi Indonesia dikabarkan tidak mendapatkan kuota untuk beribadah haji tahun 2021.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Menurut dia, Arab Saudi baru membuka akses masuk bagi 11 negara dan Indonesia bukan salah satunya.

“Informasi resmi yang kami terima memang pemerintah Arab Saudi telah memberikan izin masuk ke negara tersebut,” ungkap Ace.

Salah satu penyebabnya terkait soal vaksin Covid-19 yang digunakan pemerintah untuk program vaksinasi.

Otoritas Arab Saudi menetapkan sejumlah vaksin Covid-19 yang diperbolehkan sebagai syarat jemaah haji dan umroh yang telah disetujui WHO.

Setidaknya ada tiga jenis vaksin di antaranya Pfizer, Moderna, dan AstraZeneca.

Pemerintah Indonesia saat ini tengah mengajukan Sinovac untuk diperbolehkan sebagai syarat jemaah haji ke Arab Saudi, sampai saat ini belum ada informasi soal hasil pengajuan itu.

Berita Terkait

Surya Paloh Disebut Wabendum Partai Nasdem Tahu Dana Kegiatan Partainya Berasal dari Anggaran Kementan
Kasus Penerbitan IUP Tambang Kutai Barat, Kejagung Periksa Mantan Vice Presdir PT Merril Lynch Indonesia
Sosialisasi Program Indonesia Kompeten untuk Masa Depan
KPK Tahan 2 Orang Karyawan BUMN PT Amarta Karya, Kasus Proyek Pengadaan Subkontraktor Fiktif
Ini yang Dibahas Saat Grace Natalie Temui Presiden Jokowi dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno
Syekh Mohamed bin Zayed Al Nahyan Anugerahkan ‘Zayed Medal’ kepada Prabowo Subianto
Sebut Anak-anak adalah Masa Depan, Prabowo Tekankan Urgensi Program Makan Siang dan Susu Gratis
Puji Presiden Jokowi Lagi, Prabowo Subianto: Jokowi Pemimpin yang Ikhlas, Saya Terus Belajar
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 13:39 WIB

OJK Beri Ruang Tanggapan di Prakonvensi RSKKNI: Transformasi SDM Jasa Keuangan

Rabu, 8 Mei 2024 - 21:55 WIB

Dewan Pengawas LSP Pembiayaan Indonesia dan Komisioner BNSP Hadiri Pelatihan Asesor Kompetensi LSP Pembiayaan Indonesia

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:06 WIB

Termasuk Arah Kebijakan FED yang Penuh Ketidakpastian, Indonesia Hadapi Beberapa Risiko Global

Selasa, 7 Mei 2024 - 15:28 WIB

Menko Airlangga Hartarto Angkat Potensi Kerja Sama Giant Sea Wall Saat Bertemu Wakil PM Belanda

Jumat, 3 Mei 2024 - 07:27 WIB

Mei 2024 Puncak Panen Raya Jagung, Ada Potensi Harga akan Turun Bahkan Anjlok di Bawah Harga Acuan

Selasa, 30 April 2024 - 13:55 WIB

Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk, Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air

Sabtu, 20 April 2024 - 15:03 WIB

Berbicara pada Bloomberg TV, Menkeu Sri Mulyani Ungkap Stabilitas Ekonomi Makro Senantiasa Dijaga

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali, Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia

Berita Terbaru