Jokowi Sebut Indonesia Targetkan Terima 426 Juta Vaksin COVID-19 di Akhir 2021

- Pewarta

Senin, 11 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo. /Instagram.com/@jokowi_2019.

Presiden Joko Widodo. /Instagram.com/@jokowi_2019.

Vaksin tersebut dari Sinovac sebanyak 125 juta dosis, Novavax sebanyak 50 juta dosis, Covax Gavi sebanyak 54 juta dosis, Astrazaneca 50 juta dosis, dan Pfizer 50 juta dosis.

Vaksin di atas, akan diusahakan datang pada setiap bulannya secara bertahap untuk disuntikkan kepada masyarakat dalam negeri. 

Rencananya, pada bulan Januari akan didatangkan sebanyak 5,8 juta dosis vaksin, Februari akan datang sekitar 10 juta dosis vaksin, Maret akan datang sebanyak 13,3 juta dosis vaksin, dan April akan datanh sekitar 20 juta dosis vaksin.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menjamin, vaksin yang disuntikkan pada setiap individu telah lolos dari uji klinis yang dilakukan di negara lain. 

Lalu, mendapatkan uji klinis dari lembaga negara yang berkaitan dengan ijin obat yakni Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).

Lembaga ini yang akan mengeluarkan ijin penggunaan darurat atau Emergency Used of Authorization (EUA). Setelah terbit, maka akan dilakukan vaksinasi COVID-19 secara massal di berbagai wilayah.

“Vaksinasi COVID-19 yang akan digunakan di Indonesia adalah vaksin yang telah diuji melalui penelitian,” pungkas Presiden. (inf)

Berita Terkait

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025
Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden
Mengakhiri “Serakahnomics”: Negara Ambil Alih Aset Demi Keadilan
KPK Panggil Yaqut Soal Kuota Haji Khusus, Pemerintah Diminta Benahi Sistem
Negara Kawal Jaksa Khusus: Pengamanan Ketat Rumah Febrie Adriansyah Sesuai Prosedur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Selasa, 27 Januari 2026 - 16:15 WIB

Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden

Kamis, 18 September 2025 - 11:57 WIB

10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Senin, 15 September 2025 - 07:21 WIB

Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Rabu, 3 September 2025 - 09:21 WIB

Investigasi Independen Dugaan Makar, NasDem Tegaskan Dukungan Pada Presiden

Berita Terbaru