Home / Ekonomi

Selasa, 15 Desember 2020 - 08:35 WIB

KBRI Khartoum Dorong Kerjasama Perdagangan Sektor Pertanian Indonesia-Sudan

Dubes RI Khartoum. Rossalis R Adenan saat menerima kunjungan GM Perusahaan Azama Mining Sudan, Abdel Adhim Abdel Gadir dan Manager Marketing Yassin Mohamed Fadul di KBRI Khartoum. /Dok. Kemlu.go.id/

Dubes RI Khartoum. Rossalis R Adenan saat menerima kunjungan GM Perusahaan Azama Mining Sudan, Abdel Adhim Abdel Gadir dan Manager Marketing Yassin Mohamed Fadul di KBRI Khartoum. /Dok. Kemlu.go.id/

APAKABAR NEWS – KBRI Khartoum terus mendorong para pelaku bisnis Indonesia dan Sudan untuk memanfaatkan berbagai peluang bisnis guna meningkatkan kerjasama bisnis yang diharapkan akan dapat meningkatkan volume perdagangan kedua negara. 

Kali ini, Dubes RI Khartoum (Rossalis R Adenan) menerima kunjungan GM Perusahaan Azama Mining Sudan (Abdel Adhim Abdel Gadir) dan Manager Marketing Perusahaan tersebut (Yassin Mohamed Fadul) di KBRI Khartoum. 

Baca Juga:  Lifting Minyak Bumi Capai 707 MBOPD, Berhasil Lampaui Target Tahun 2020

Perusahaan Azama Mining Sudan merupakan perusahaan tambang di Sudan yang juga mengelola lahan pertanian seluas 500 hektar di Negara Bagian Kordofan Barat. 

Dalam kesempatan tersebut, GM Perusahaan Azama Mining Sudan antara lain menyampaikan bahwa perusahaannya bermaksud menjajaki pasar di Indonesia, terutama untuk komoditi pertanian, khususnya kacang tanah, wijen, dan sorgum. 

Baca Juga:  Semen Gresik dan Polres Rembang Bersinergi untuk Mencapai 100% Vaksinasi Karyawan

Dubes RI Khartoum menyambut baik maksud Perusahaan Azama Mining Sudan tersebut dan menyatakan kesiapan KBRI Khartoum untuk memfasilitasi kontak bisnis dengan Perusahaan Indonesia yang berminat untuk mengimpor hasil pertanian dari Sudan. 

KBRI Khartoum juga meminta dukungan Perusahaan Azama Mining Sudan untuk rencana pembentukan Indonesia-Sudanese Business Council (ISBC) sebagai wadah para pelaku bisnis Indonesia dan Sudan untuk meningkatkan volume perdagangan kedua negara. 

Baca Juga:  Pemerintah Diminta Jangan Merepotkan Petani dengan Kepemilikan Kartu Tani

Selain itu, Dubes RI juga mempromosikan produks potensial Indonesia yang dibutuhkan oleh pasar Sudan, seperti pupuk dan alats mekanisasi pertanian. (kem)

Share :

Baca Juga

Ekonomi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Ungkap Faktor Penghambat RI Jadi Negara Berpendapatan Tinggi

Ekonomi

Antrean Panjang Menumpuk di Bandara Soetta, Polisi Imbau Terapkan Prokes

Ekonomi

Menteri Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Potensi Parekraf Bondowoso

Ekonomi

Jaga Stabilitas Nilai Tukar, Ini Intervensi yang Dilakukan BI di Pasar Sport dan Beli SBN, Rupiah

Ekonomi

Produsen Respons Positif, Keputusan yang Tidak Naikkan Tarif Cukai Sigaret Kretek Tangan

Ekonomi

Menteri Ida Fauziyah Buka Pelatihan Mulai dari Spa Therapist, Barista hingga Youtuber

Ekonomi

PMN Seharusnya Diberikan Kepada BUMN yang Menjalankan Fungsi Public Service Obligation

Ekonomi

Waspada Cuaca Ekstrem, Sektor Transportasi Kolaborasi Pemanfaatan TI