Kemenkes Minta Masyarakat Waspada, Omicron Subvarian XBB Terdeteksi di Indonesia

- Pewarta

Senin, 24 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Omicron Subvarian XBB Terdeteksi di Indonesia. (Dok. setkab.go.id)

Omicron Subvarian XBB Terdeteksi di Indonesia. (Dok. setkab.go.id)

APAKABARNEWS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mendeteksi subvarian Omicron XBB telah terdeteksi di Indonesia.

Oleh karena itu, Kemenkes meminta masyarakat untuk waspada dan memperkuat protokol kesehatan, terutama memakai masker.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan M. Syahril mengungkapkan, kasus pertama XBB di Indonesia merupakan transmisi lokal.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Varian XBB ini terdeteksi pada seorang perempuan berusia 29 tahun yang baru saja kembali dari Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Ada gejala seperti batuk, pilek, dan demam. Ia kemudian melakukan pemeriksaan dan dinyatakan positif pada 26 September.”

“Setelah menjalani isolasi, pasien telah dinyatakan sembuh pada 3 Oktober,” ujar Syahril.

Menyusul temuan ini, Kemenkes bergegas melakukan upaya antisipatif dengan melakukan testing dan tracing terhadap 10 kontak erat. Hasilnya, seluruh kontak erat dinyatakan negatif COVID-19 varian XBB.

Syahril mengatakan meski varian baru XBB cepat menular, namun fatalitasnya tidak lebih parah dari varian Omicron.

Kendati demikian negara belum bisa dikatakan aman dari pandemi COVID-19 sebab berbagai mutasi varian baru masih berpotensi terus terjadi. Dalam tujuh hari terakhir juga dilaporkan terjadi kenaikan kasus di 24 provinsi.

Oleh karena itu, Syahril meminta masyarakat mengedepankan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menghindari kerumunan, dan mencuci tangan serta melakukan testing apabila mengalami tanda dan gejala COVID-19. Selain itu juga menyegerakan vaksinasi COVID-19 untuk meningkatkan proteksi terhadap COVID-19.

“Segera lakukan booster bagi yang belum, untuk mengurangi kesakitan dan kematian akibat COVID-19,” kata Syahril.

Sejak pertama kali ditemukan, sebanyak 24 negara melaporkan temuan Omicron subvarian XBB. Syahril mengungkapkan, varian XBB ini menyebabkan lonjakan kasus COVID-19 yang tajam di Singapura, diiringi dengan peningkatan tren perawatan di rumah sakit.

“Peningkatan kasus gelombang XBB di Singapura berlangsung cepat dan sudah mencapai 0,79 kali gelombang BA.5 dan 0,46 kali gelombang BA.2,” ujarnya.

Dalam upaya mencegah peningkatan penularan COVID-19, Kemenkes pun telah meningkatkan pengawasan kedatangan pelaku perjalanan di pintu-pintu masuk negara.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Rahasia Sepatu Tetap Mengilap dan Awet, Shine & Go Rahasianya
Di Tengah Cuaca Tak Menentu, Bidan Jadi Penjaga Harapan Keluarga
Main Makin Seru! Ini Tips Top-Up Free Fire Bijak dan Anti Rugi
Street Jersey Indonesia: Solusi Pembuatan Jersey Custom Sesuai Keinginan di Jakarta
Mengapa Memilih Junior College Internasional di Jakarta?
Top Up Mobile Legend Simple dan Murah: Pilihan Gamer Terbaik
Ketika Dr. Boyke Formulasikan Obat untuk Pria
5 Tempat Wisata Semarang yang Wajib Dikunjungi

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 14:18 WIB

Rahasia Sepatu Tetap Mengilap dan Awet, Shine & Go Rahasianya

Selasa, 3 Maret 2026 - 21:37 WIB

Di Tengah Cuaca Tak Menentu, Bidan Jadi Penjaga Harapan Keluarga

Sabtu, 28 Februari 2026 - 06:25 WIB

Main Makin Seru! Ini Tips Top-Up Free Fire Bijak dan Anti Rugi

Sabtu, 22 November 2025 - 09:52 WIB

Street Jersey Indonesia: Solusi Pembuatan Jersey Custom Sesuai Keinginan di Jakarta

Selasa, 18 November 2025 - 21:49 WIB

Mengapa Memilih Junior College Internasional di Jakarta?

Berita Terbaru