Home / Ekonomi

Senin, 4 Januari 2021 - 15:25 WIB

Kementerian Perdagangan Minta Importir Penuhi Pasokan Kebutuhan Kedelai

Ilustrasi kacang kedelai. /Pixabay.com/pnmralex.

Ilustrasi kacang kedelai. /Pixabay.com/pnmralex.

APAKABAR NEWS – Kementerian Perdagangan (Kemendag) meminta agar importir kedelai memenuhi pasokan kebutuhan kedelai dengan menggunakan stok kedelai yang masih dimiliki saat ini.

Stok yang masih dimiliki oleh impor kedelai dianggap masih cukup untuk memasok kebutuhan produsen pengguna kedelai.

Baca Juga:  HOKI Rencanakan Stock Split untuk Meningkatkan Likuiditas Saham

Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto mengungkapkan, stok kedelai di gudang Asosiasi Importir Kedelai Indonesia (Akindo) masih sebanyak 450.000 ton. 

Angka tersebut cukup untuk kebutuhan hingga tiga bulan.

Baca Juga:  DPR Usulkan Tiga Hal, Jika Kebakaran Tangki Kilang Pertamina Akhttps://gallery-infoumkm.poskota.co.id/frame/uploadfile/22#collapseTwoibat Petir

“Apabila kebutuhan kedelai untuk para anggota Gakoptindo sebesar 150.000 ton-160.000 ton per bulan, maka stok tersebut seharusnya masih cukup untuk memenuhi kebutuhan 2 bulan-3 bulan mendatang,” kata dia dalam siaran persnya, Minggu 3 Januari 2021.

Baca Juga:  Menparekraf Berharap Insan Pers Kolaborasi Bangkitkan Sektor Parekraf

Sebelumnya, terjadi kenaikan harga tahu dan tempe melalui Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo). 

Hal itu akibat adanya kenaikan harga kedelai di tingkat pengrajin.

Share :

Baca Juga

Ekonomi

UU Cipta Kerja Klaster Perpajakan Disebut Turut Dorong Reformasi Fundamental

Ekonomi

Kemendag Fasilitasi 30 Merek Waralaba di Pekan Waralaba Nasional

Ekonomi

Kemendag Dorong Indonesia Naik Kelas dalam Rantai Pasok Dunia

Ekonomi

Perusahaan Kuba, Comercial Misbellmex Jalin Kerja Sama dengan Sari Kreasi Boga

Ekonomi

Ada Pihak yang Nikmati Ketidakpastian dan Kerusakan dalam Pengaturan Sektor Migas

Ekonomi

Pakai Rompi Tahanan dan Diborgol, Juliari Batubara Jalani Pemeriksaan KPK

Ekonomi

Kabar Baik, Pemerintah Nyatakan akan Tingkatkan Prosentase Rasio Kredit UMKM

Ekonomi

Persoalannya Bukan Sekedar Soal Abdee Slank yang Menjadi Komisaris BUMN PT Telkom Tbk