Legislator Nilai Joe Biden Dapat Dorong Pemulihan Ekonomi, Begini Alasannya

- Pewarta

Senin, 25 Januari 2021 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin. /nstagram.com/@puterikomarudin.

Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin. /nstagram.com/@puterikomarudin.

APAKABAR NEWS – Pemerintahan Amerika Serikat (AS) telah resmi dipimpin oleh Presiden Joe Biden bersama Wakil Presiden Kamala Harris, setelah keduanya dilantik pada Rabu 20 Januari 2021 lalu.

Yuks, dukung promosi kota/kabupaten Anda di media online ini dengan bikin konten artikel dan cerita seputar sejarah, asal-usul kota, tempat wisata, kuliner tradisional, dan hal menarik lainnya. Kirim lewat WA Center: 087815557788.

Atas pergantian kepemimpinan ini, Anggota Komisi XI DPR RI Puteri Anetta Komarudin menilai hal tersebut dapat menjadi dorongan positif terhadap stabilitas perekonomian global dan domestik yang masih tertekan akibat pandemi Covid-19.

“Komitmen Biden untuk dengan serius menangani ekskalasi pandemi Covid-19 di AS diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan dunia usaha agar segera bangkit.”

“Termasuk, arah kebijakan ekonomi global dan rencana stimulus fiskal AS. Upaya ini diharapkan dapat menstabilkan pasar global yang tentunya dapat turut mempengaruhi kinerja ekonomi Indonesia,” ungkap Puteri dalam keterangan tertulisnya, Sabtu 23 Januari 2021.

Pasca pelantikan, Presiden Joe Biden telah menandatangani serangkaian kebijakan penanganan pandemi yang mencakup percepatan vaksinasi Covid-19 maupun tambahan bantuan sosial.

Serta, rencana paket stimulus fiskal senilai 1,9 triliun dolar AS yang masih perlu mendapat persetujuan dari Kongres AS.

Kebijakan tersebut dianggap dapat membawa sentimen positif bagi investor AS untuk meningkatkan aliran investasi ke negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Berita Terkait

Perpecahan di Aparatur Negara Myanmar, Militer Terpecah
KJRI Hongkong Berikan Dukungan Penuh pada Program Sertifikasi Profesi BNSP
Akan ke Tiongkok, Ini yang akan Dibicarakan Presiden Komisi Eropa Urs dan Presiden Prancis
Selamat Terpilih Kembali Kaisar Xi, Xi Jinping Naik Tahta untuk Periode yang Ketiga Kalinya
Peluncuran Rudal Korut Diakui Presiden Kim Jong Un Sebagai Uji Coba Senjata Nuklir
Nancy Pelosi dan Potensi Perang Geopolitik-Ekonomi-Militer China Vs Taiwan
Kerja Sama di Bidang Kemiliteran Mulai Dibahas oleh Amerika Serikat dan Korea Selatan
Penyebab Kasus Baru Gagal Ginjal Akut Anak, BPOM Setop Produksi Obat Sirup
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 09:49 WIB

Apple Tambah Apple Developer Academy Keempat di Bali, Investasi Pengembangan Sumber Daya Manusia

Rabu, 17 April 2024 - 08:32 WIB

Sempat Tembus Rp16.000/ Dolar AS, BI Beber Sejumlah Upaya untuk Jaga Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 16 April 2024 - 09:32 WIB

Harga Minyak Dapat Tembus 100 Dolar AS per Barel, Dampak Eskalasi Konflik Iran – Israel di Timur Tengah

Senin, 8 April 2024 - 11:23 WIB

Berikut Ini Penjelasan Resmi Pihak Bank Indonesia Terkait Soal Uang Pecahan 1.0 yang Viral di Medsos

Sabtu, 6 April 2024 - 11:54 WIB

BI Ungkap Alasan Posisi Cadangan Devisa Turun, Termasuk Ketidakpastian Pasar Keuangan Global

Selasa, 2 April 2024 - 00:04 WIB

CSA Index: Analisis Terkini tentang Volatilitas Pasar dan Dampaknya Terhadap Kinerja IHSG

Minggu, 17 Maret 2024 - 02:14 WIB

Kontribusi Signifikan: LSP PM dan BNSP Dorong Kepercayaan Investor

Jumat, 15 Maret 2024 - 15:48 WIB

Satgas Pangan Polri Sebut Telah Terjadi Peningkatan Permintaan Beberapa Komoditi pada Bulan Ramadhan

Berita Terbaru