Dia menjelaskan nama tahu gejrot muncul karena kebiasaan dari para penjualnya yang menaruh air gula merah dalam botol atau gendul.
Pada proses penyajiannya, bahan-bahan pelengkap lainnya diulek pada piring gerabah, setelah halus lalu disiram air gula merah.
“Dari lubang botol dikucurkan air gula merah yang digejrotkan lalu menimbulkan bunyi jrot-jrot.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Karena itulah kuliner tersebut dinamai tahu gejrot karena berbahan tahu dan air gula merah,” pungkasnya. (Sketsa karya: Yanita Indrawati. Instagram.com @yanitapriyadi)








