“Apresiasi terhadap Dewan Pers yang sudah banyak mendukung sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dewan Pers sempat menyampaikan bahwa Indonesia memiliki media massa terbanyak di seluruh dunia. Yang memiliki lebih dari 45 ribu kanal baik online dan offline.
Khusus online kita sudah menjadi pandemi winner, trafik naik di tengah-tengah pandemi, di tengah kesulitan ekonomi justru trafik malah naik, hal ini perlu kita syukuri,” ujarnya.
Menparekraf juga menjelaskan, pihaknya saat ini sedang memiliki tiga pilar untuk pengembangan sektor parekraf ke depan yaitu Adaptasi,
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Inovasi, dan Kolaborasi. Dia yakin dengan berkolaborasi bersama insan pers dapat membangkitkan kembali ekosistem parekraf yang di dalamnya terdapat 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor itu.
“Parekraf butuh peran media, untuk itu Hari Pers Nasional merupakan momentum untuk gercep, geber, gaspol untuk bisa survive dan revive khususnya bagi 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor parekraf.”
“Saya sangat support karena hal ini dapat menciptakan lapangan kerja khususnya di sektor parekraf. Berita-berita tentang parekraf ini banyak diapresiasi oleh masyarakat luas,” jelasnya. (inf)
Baca Juga:
Gravity Game Unite (GGU) Tutup OBT MMORPG PC “Ragnarok Zero: Global” dengan Sukses Besar
Halaman : 1 2








