Muhammadiyah Tuding Dua Sektor Bisnis Ini yang Menjadi Penyebab Banjir Kalsel

  • Whatsapp
Banjir kalimantan selatan. /Instagram.com/@nchoy_ffff.

APAKABAR NEWS – Ketua Majelis Lingkungan Hidup (MLH) PP Muhammadiyah, Prof. Muhjidin Mawardi mengatakan, perkebunan dan pertambangan mempunyai andil besar dalam terjadinya banjir di Kalimantan Selatan selain disebabkan rusaknya Daerah Aliran Sungai (DAS).

“Dugaan penyebabnya adalah rusaknya DAS melalui deforestasi dan degradasi lahan.”

Read More

“Perkebunan dan tambang punya andil besar dalam hal ini,” kata Dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada ini seperti dikutip dari muhammadiyah.or.id, Minggu 24 Januari 2021.

Seperti yang disampaikannya pada refleksi akhir tahun 2020 tentang lingkungan hidup di Indonesia, ia mengatakan meski beberapa data menyebutkan bahwa deforestasi berkurang, namun pada nyatanya aktivitas penebangan hutan masih terus berlangsung.

Ia meneruskan, kerusakan lingkungan alam menjadi ancaman serius bagi Indonesia.

Meskipun telah dilakukan usaha meminimalkan kerusakan tersebut, dengan berbagai upaya yang dilakukan secara maksimal, namun Indonesia tidak bisa dikatakan berhasil dalam urusan penyelamatan lingkungan.

Data yang dirilis oleh Jaringan Advokasi Tambang (JATAM) Nasional menyebutkan, dari 3.7 juta Ha total luas lahan Provinsi Kalimantan Selatan, lebih dari 70 persen wilayahnya dikepung industri ekstraktif.

Related posts