Home / Nasional

Rabu, 19 Januari 2022 - 19:07 WIB

Puan Maharani Tinjau Vaksinasi Anak 6-11 Tahun di SDN 1 Sawahan, Ngemplak, Boyolali

Ketua DPR RI Puan Maharani. /Instagram.com/@puanmaharaniri

Ketua DPR RI Puan Maharani. /Instagram.com/@puanmaharaniri

APA KABAR NEWS – Disiplin menjalankan prosedur Kesehatan dan menyegerakan vaksinasi tentu amat dibutuhkan.

Terlebih di tengah berjangkitnya varian baru virus Covid-19 Omicron dan dimulainya Kembali Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di berbagai sekolah.

Itu sebabnya, program vaksinasi bagi anak-anak usia 6-11 tahun perlu dipercepat dan dipantau terus pelaksanaannya.

Pada hari pertama kunjungan kerjanya di Jawa Tengah pada Rabu, 19 Januari 2022, Ketua DPR RI Puan Maharani, menyambangi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sawahan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali.

Puan Maharani melihat kegiatan vaksinasi kedua yang tengah dilakukan untuk siswa.

Puan didampingi antara lain oleh Gibran Rakabuming Raka, Walikota Solo yang ikut menyambut kedatangan Puan di bandara saat berkunjung ke sekolah tersebut.

Baca Juga:  PTPN VII Gelar Vaksinasi Tahap 2

“Wah, hebat ya, nggak takut disuntik,” kata Puan pada seorang siswa yang baru menerima suntikan vaksin keduanya.

Puan tampak sumringah menyaksikan siswa-siswa SDN 1 Sawahan yang bersemangat namun tertib menunggu giliran mereka divaksin.

Puan Maharani berkeliling ke semua meja vaksinasi dan dengan hangat menyapa satu persatu siswa.

“Nanti kalau sudah besar ingin jadi apa?” tanya Puan pada seorang siswa lelaki yang tengah mendapat suntikan vaksin dari seorang dokter polisi.

“Mau jadi polisi,” kata anak tersebut.

Selain berbincang dengan siswa-siswa yang divaksin, Puan juga sempat berbincang dengan beberapa dokter kecil yang ikut membantu mengarahkan teman-temannya ke meja vaksinasi.

Baca Juga:  Puan Bangga, Mahasiswa Tuntaskan Program Magang di Rumah Rakyat DPR RI

Dari ruang vaksinasi, Puan meninjau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) yang telah diterapkan di SDN 1 Sawahan.

Di dalam kelas, Puan menyampaikan pada kepala sekolah dan guru yang mendampinginya rasa sukacitanya melihat anak-anak SDN Sawahan 1 yang pemberani dan tidak ada yang menangis saat divaksin.

Puan Maharani juga bertanya tentang penerapan PTM di sekolah tersebut.

“Sudah mulai dilakukan, tapi di sekolah kami, PTM baru 50% diterapkan.”

“Setiap kelas dibagi dalam dua kelompok sehingga kapasitas kelas masih memadai untuk tetap menjalankan prokes dengan baik,” kata seorang guru.

Sumarno, Camat Ngemplak mengatakan, tingkat vaksinasi anak di kecamatan yang dimpinnya telah mencapai 106 persen, melampaui target yang mereka buat.

Baca Juga:  ASN Tidak Boleh Terlibat dalam Organisasi Terlarang, Bisa Dipecat Tidak Hormat

“Tidak ada orang tua yang tidak membolehkan anaknya vaksin. Justru mereka bersemangat sekali dengan program vakisnasi bagi anak-anak mereka yang dilakukan di sekolah,” kata Sumarno.

Sejak gelombang pertama program vaksinasi untuk lansia dan orang dewasa dilakukan, animo masyarakat Ngemplak sangat baik.

“Kami juga melakukan Grebeg Vaksin, yakni program vaksin di desa-desa untuk memudahkan warga mendapat vaksin.”

“Bahkan bagi lansia, kami mengadakan vaksinasi door to door supaya mereka bisa mendapat vaksinasi tanpa harus keluar rumah,” pungkas Puji Astuti, Kepala Dinas Kesehatan Kecamatan Ngemplak.***

Share :

Baca Juga

Nasional

Ringankan Korban Gempa Sulbar, Kemensos Kirim Bantuan 1,7 Miliar Rupiah

Nasional

OJK Ancam Sanksi Keras Clipan Finance yang Kerahkan ‘Debt Collector’ Melanggar Hukum

Nasional

Komjen Listyo Sigit Prabowo Silaturahmi ke Mantan Kapolri Minta Doa Restu

Nasional

Sungai Cidawolong Meluap, Banjir di Karawang, Jawa Barat, 66 KK Terdampak

Nasional

Analisa Lengkap Gempa Mamuju, dari Sesar Naik Mamuju hingga Potensi Gempa Susulan

Nasional

Kapolri Terbitkan Telegram, Minta Kapolda Sosialisasikan PPKM Skala Mikro

Nasional

Sekelabatan Cahaya Hijau di Dekat Gunung Merapi Viral di Medsos, Ini Keterangan LAPAN

Nasional

Menteri Bintang Ungkap Perbedaan antara Hari Ibu 22 Desember dengan Mother’s Day