Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Sebut 3 Gunung Api di NTT Berstatus Waspada

- Pewarta

Selasa, 2 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Ilustrasi Gunung Erupsi. (Dok. Apakabarnews.com/M Rifai Azhari)

Ilustrasi Gunung Erupsi. (Dok. Apakabarnews.com/M Rifai Azhari)

APAKABARNEWS.COM – Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), melalui Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Nusa Tenggara melakukan pemantauan.

BVKBG menyebutkan adanya satu gunung api di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang berada pada level III atau Siaga, sedangkan tiga gunung api lainnya berstatus Waspada atau level II.

Demikian dìsampaikan oleh Kepala Balai Pemantau Gunung Api dan Mitigasi Gerakan Tanah Wilayah Nusa Tenggara, Zakarias Ghele Raja.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari 17 gunung api aktif di Pulau Flores dan Lembata, satu gunung api sudah berstatus Siaga”.

“Dan tiganya berstatus Waspada,” kata Zakarias Ghele Raja, melalui keterangan tertulisnya,, Senin (1/1/2024).

Baca artikel lainnya di sini : Gunung Marapi di Sumatera Barat Erupsi Lagi, Petugas Sebut Dentuman Suaranya Terdengar Cukup Keras

Zakarias mengatakan, satu gunung api yang berstatus Siaga atau berada pada level III itu

Yakni Gunung api Lewotobi Laki-laki di Kecamatan Wulanggitang, Flores Timur.

Status gunung ini baru dinaikkan dari level II atau Waspada pada pukul 04.00 Wita dini hari tadi.

Lihat juga konten video, di sini: Luhut Binsar Pandjaitan akan Ambil Tindakan Tegas Terkait Insiden PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel

Selanjutnya tiga gunung api yang berstatus Waspada yakni Gunung api Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Inelika di Kabupaten Ngada, dan Lewotobi Perempuan di Flores Timur.

Gunung Ile Lewotolok berstatus Siaga, namun status gunung itu diturunkan pada 28 Desember 2022 menjadi Waspada.

Sementara itu Gunung Inelika yang sebelumnya berstatus Normal atau berada pada level I mengalami peningkatan status menjadi level II atau Waspada pada 4 Oktober 2023.

Kenaikan status itu didasarkan pada adanya peningkatan aktivitas kegempaan.

Yang menunjukkan kenaikan tekanan di bawah tubuh gunung itu yang dapat memicu munculnya gempa-gempa vulkanik dan erupsi freatik.

“Sedangkan kenaikan status gunung api Lewotobi Perempuan menjadi Waspada terjadi pada 17 Desember 2023 lalu,” kata Zakarias.

Dengan kenaikan status empat gunung api aktif itu, Zakarias mengatakan ada beberapa potensi bahayaarus dijauhi oleh masyarakat yakni abu vulkanik, awan panas, serta gas beracun yang keluar.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar gunung harus menjauh dari pusat erupsi gunung atau tidak melakukan aktivitas di sekitar gunung.

Hal itu harus dilakukan karena kecepatan pergerakan magma yang secara tiba-tiba di perut bumi sangat susah diantisipasi.

“Memang pergerakan magma dari sumber magma dapat diketahui melalui frekuensi gempa vulkanik”.

“Namun kecepatan magma secara tiba-tiba itu sulit dihindari,” katanya dilansir Info Publik.***

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional
6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:38 WIB

Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Berita Terbaru

Pers Rilis

Ajang Tahunan Financial Street Resmi Dibuka

Selasa, 20 Okt 2026 - 12:17 WIB