Sekarang Saat yang Tepat untuk Lakukan Reformasi dan Revolusi Birokrasi di Tubuh Kepolisian

- Pewarta

Rabu, 24 Agustus 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Dok. tribratanews.bengkulu.polri.go.id)

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (Dok. tribratanews.bengkulu.polri.go.id)

APAKABAR NEWS – Jika tanpa kejujuran, percuma mengatakan diri sebagai Pancasila tetapi tidak Pancasilais. Mengaku beragama tapi tidak agamis sama sekali.

Meski kepolisian diberi anggaran yang melebihi dari TNI sekalipun, namun bila birokrasi tidak dibenahi tentu akan sia-sia.

Hanya membuat iri institusi pertahanan saja, bila keamanan dan kenyamanan warga negara tetap sulit dijamin oleh kepolisian.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal bila kita sadari, peran masyarakat sangat penting dalam membantu tugas Aparat Penegak Hukum.

Mereka sering memberikan informasi dini terkait kejahatan imigrasi, kejahatan korupsi, kejahatan seksual, kejahatan narkoba, kejahatan prostitusi dan lainnya.

Namun, adakah rasa terima kasih polisi kepada masyarakat? Jawabannya bisa anda evaluasi pada kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Bila tidak ditekan oleh opini masyarakat tentu kinerja polisi dalam menangani pembunuhan tersebut akan berlangsung lama. Lagi – lagi partisipasi masyarakat yang membantu.

Lanjutkan dengan melihat perlakuan polisi saat menghadapi demonstrasi. Mengapa mereka sulit untuk memutuskan diri sebagai penengah?

Meminta perwakilan demonstran sekira 22 orang untuk masuk ke ruang birokrat

Kesimpulan pertemuan Kapolri dengan anggota parlemen yang baru terjadi beberapa lalu dapat disimpulkan:

1. Kepolisian sedang dalam ujian.

2. Perlu diambil hikmahnya untuk melakukan revolusi birokrasi di tubuh polisi.

3. Kapolri sudah melakukan hal yang tepat meski lambat.

4. Nasihat-nasihat yang sifatnya dukungan moral diperlukan untuk polisi.

5. Pujian-pujian seakan hanya merupakan gimik belaka.

Sayangnya pertemuan tersebut tidak ada detail kritik yang sifatnya struktural dalam sistem kelembagaan.

Yang kami kuatirkan ini belum puncak es masalah di tubuh Polri. Sekali lagi, kita perlu revolusi birokrasi di tubuh Polri.

Oleh: Suta Widhya SH, Pengacara Rakyat.***

Berita Terkait

UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional
6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:04 WIB

UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Berita Terbaru

Pers Rilis

Chelsea FC Umumkan Kemitraan Global Terbaru dengan GAC

Sabtu, 10 Okt 2026 - 04:00 WIB