Terkait peta pemilu legislatif (pileg) PDIP masih berada di urutan pertama di susul PKB dan Gerindra di urutan ketiga.
“Di Provinsi Jawa Timur, pada simulasi 17 lambang partai dan boleh menyebutkan nama lainnya, PDIP 27.9% paling banyak dipilih.
Baru kemudian PKB 24.3%, Gerindra 11.3%, Demokrat 8.2%, Golkar 6.8%, partai lain lebih rendah. Belum menjawab 10.2%,” ujar Djayadi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara terkait elektabilitas calon wakil presiden, Gubernur Jawa Timur Khofifah menjadi pilihan utama masyarakat Jatim.
Dalam simulasi sebelas nama calon wakil presiden, Khofifah berada diurutan pertama sebagai calon yang paling pantas menjadi wakil presiden.
Khofifah dipilih sebagai calon wakil presiden oleh 21,8% pemilih, lalu Ganjar Pranowo 14,5%, Ridwan Kamil 13,4% dan Sandiaga Uno 13,2%.
Selanjutnya adalah Anies Baswedan 10,6% dan AHY 7,5%. Nama- nama lainnya di bawah 4%.
Baca Juga:
Ruijie Networks Gelar 2026 SBG APAC Channel Partner Summit di Chongqing; Luncurkan Merek SME Cybrey
“Posisi Khofifah tidak terlepas dari kinerjanya sebagai gubernur yang dinilai positif oleh masyarakat.”
“Tingkat kepuasan masyarakat Jawa Timur kepada sang gubernur tinggi yaitu 71,3% menyatakan puas dan 18,3% menyatakan sangat puas,” jelas Djayadi.
Merespons temuan survei ini, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan, Jawa Timur adalah wilayah yang sangat potensial sebagai basis kekuatan baru kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.
Baca Juga:
Kebangkitan Desa Pegunungan: “Homestay Economy” di Guizhou Jadi Angin Segar bagi Desa-Desa Etnik
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya








