Tagar Cabut Dana Haji Menguat, Ketua APN Tanggapi Begini

- Pewarta

Kamis, 19 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Umat muslim sedang Tawaf, salah satu amal ibadah yang dilakukan oleh Muslim pada saat melaksanakan haji dan umrah. /instagram.com/@Ilove.makkah

Umat muslim sedang Tawaf, salah satu amal ibadah yang dilakukan oleh Muslim pada saat melaksanakan haji dan umrah. /instagram.com/@Ilove.makkah

APAKABAR NEWS – Setelah sebelumnya aksi besar-besaran yang melibatkan ribuan orang terjadi ketika masyarakat menolak RUU Cipta Kerja membuat turunnya kepercayaan masyarakat (public distrust) atas pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Hal ini juga membuat gerakan #CabutDanaHaji kembali menguat.

Ketua Umum, Amanah Perisai Nusantara, Ahmad Ahyar mengatakan, permasalahan yang dihadapi Indonesia saat ini terjadi karena hilangnya kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan. Jika tidak dikelola dengan baik dan malah dibiarkan, kondisi ini berpontensi menjadi bara api yang memicu kemarahan publik.

“Masyarakat saat ini sudah kehilangan trust terhadap institusi negara. Pemerintah dituding menghalalkan segala cara untuk tetap mempertahankan kekuasaannya,” kata Ahmad Ahyar kepada wartawan, Kamis 19 November 2020.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, kondisi ini pada akhirnya membentuk perlawanan publik yang melahirkan berbagai bentuk gerakan perlawanan politik.

Kemarahan publik juga memicu lahirnya gerakan #CabutDanaHaji yang marak disuarakan di media sosial.

Gerakan cabut dana haji juga merupakan jawaban atas ketimpangan hukum yang terjadi. Hal itu bisa dilihat dari mudahnya orang ditangkap lantaran bersikap kritis terhadap pemerintah.

Menurutnya, hukum terkesan hanya tajam ke orang-orang yang kritis terhadap pemerintah, namun tumpul kepada orang-orang yang pro pemerintah.

Berita Terkait

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik
Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal
Ramai Wacana Polri di Bawah Kementerian, Senator Dayat El: Idealnya Tetap Komando Langsung Presiden
10 Gelar Populer di Amerika yang Banyak Diminati Pelajar Internasional
Gelombang Demo, Reshuffle Kabinet, Dan Prediksi Politik Mahfud MD Tahun 2025

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:56 WIB

6 Terminal Bus Terbesar di Indonesia dengan Fasilitas Terbaik

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:30 WIB

Bukan Sekadar Pasar: Kemitraan Indonesia-Korea Selatan dan Taruhan Kedaulatan AI

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:19 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:48 WIB

Gelar Kongres Luar Biasa, KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:07 WIB

Data Bocor Berujung Teror: Pelajaran dari Kasus Korban Pinjol Ilegal

Berita Terbaru

logo

Pers Rilis

Kennametal Hadirkan Pengalaman Next Level Shop Di IMTS 2026

Senin, 20 Jul 2026 - 14:00 WIB