Tekankan Pentingnya Hilirisasi, Prabowo Subianto Sebut Nikel Merupakan Masa Depan Indonesia

- Pewarta

Minggu, 10 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Instagram.com/@prabowo)

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Instagram.com/@prabowo)

APAKABARNEWS.COM – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa kebijakan hilirisasi yang didorong oleh Presiden Jokowi akan memberikan nilai tambah.

Bagi bahan mentah dari Indonesia untuk diproduksi di dalam negeri sehingga bisa dijual lebih mahal.

Prabowo Subianto menerangkan bahwa dari sekian banyaknya sumber daya alam di Indonesia ini banyak yang bisa diolah dan diproduksi sendiri. Salah satunya berupa Nikel.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

Prabowo Subianto menilai bahwa bahan baku Nikel merupakan masa depan bangsa yang dapat bermanfaat untuk mencapai nilai tambah pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Nikel masa depan kita, nanti semua mobil sebagian besar mobil adalah mobil listrik. Saya sebagai Menhan, kita sudah berhasil.”

Baca artikel menarik lainnya, di sini: Disambut Yusril Ihza Mahendra, Prabowo Subianto Hadiri Konsolidasi Partai Bulan Bintang di Padang

“PT LEN sudah berhasil buat motor listrik, sudah saya bagikan ke TNI Polri dan bulan depan kita akan produksi terus.” ungkap Prabowo Subianto.

Dengan adanya kebijakan hilirisasi Presiden Jokowi ini, Prabowo menekankan Indonesia tidak akan mengizinkan kembali kekayaan Sumber Daya Alam ini dijual murah bahkan dalam bentuk mentah.

“Kita tidak akan mengizinkan kekayaan kita dijual murah dalam bentuk gelondongan dalam bentuk mentah, kita harus mengolah semua kekayaan itu di bumi nusantara.” ujar Prabowo Subianto.

Menurutnya langkah ini akan menjadi nilai tambah tersendiri sehingga negara bisa lebih punya banyak dana untuk menumbuhkan ekonomi dan menangani kemiskinan.

“Penghasilan pemerintah dari nikel hanya 21 miliar dollar, tahun 2022 setelah dilarang naik 20 kali lipat 20 miliar dollar lebih. Mendekati hampir Rp400 triliun lebih.”

“Inilah yang sekarang untuk bantu rakyat miskin. Dengan demikian, kita yakin, kita berada di jalan yang benar.” ujar Prabowo Subianto.

Prabowo Subianto menyampaikan hal itu saat menghadiri Konsolidasi Zona III Pemenangan Pileg Partai Bulan Bintang dan Pemenangan Prabowo Presiden di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumatra Barat, Sabtu, 9 September 2023.***

Berita Terkait

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?
KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan
Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional
KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat
Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I
Belum Genap Setahun Menjabat Hasan Nasbi Mundur dari Kepala Komunikasi Kepresidenan, Ini Alasannya
Beginilah 5 Jalan yang Dilakukan Press Release untuk Lakukan Perbaikan Citra dan Pulihkan Nama Baik
Daftar Lengkap Nama-nama Pengurus Baru DPP PAN, Termasuk 2 Putri Zulhas dan Deretan Artis Terkenal

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 22:29 WIB

Agusrin Najamudin Mantan Gubernur Bengkulu DPO, Karena Kotak Pandora. Benarkah?

Kamis, 21 Agustus 2025 - 13:39 WIB

KPK Tahan Wamenaker Immanuel Ebenezer, Sertifikasi K3 Dipertaruhkan

Rabu, 4 Juni 2025 - 14:18 WIB

Pro Kontra Pemakzulan Gibran Rakabuming Raka, Indonesia Media Circle Serukan Klarifikasi Konstitusional

Jumat, 16 Mei 2025 - 08:28 WIB

KAWANI Sikapi Etika dan Propaganda Gubernur Dedi Mulyadi, Polemik Publikasi Pemerintah Jawa Barat

Jumat, 2 Mei 2025 - 06:44 WIB

Panglima TNI Geser Jabatan Putra Try Sutrisno, Letjen TNI Kunto Arief Wibowo dari Jabatan Pangkogabwilhan I

Berita Terbaru

Pers Rilis

AI Rudder Perkuat Inovasi Digital CIMB Niaga melalui Solusi AI

Senin, 27 Apr 2026 - 14:29 WIB