Tindak Lanjuti Diskusi dengan Xi Jinping, Presiden AS Joe Biden Minta Menlunya ke China

- Pewarta

Selasa, 15 November 2022

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif
+ Apresiasi

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bersama Presiden China, Xi Jinping. (Instagram.com/@potus)

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bersama Presiden China, Xi Jinping. (Instagram.com/@potus)

APAKABARNEWS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden langsung memerintahkan menteri luar negerinya, Antony Blinken.

Berkunjung ke China setelah orang nomor wahid AS itu bertemu Presiden China Xi Jinping di sela-sela kunjungan rangkaian KTT G20 di Bali, Senin 14 November 2022.

Biden untuk pertama kalinya setelah dia menjabat sebagai Presiden AS bertemu dengan Xi di Nusa Dua, Bali, Senin 14 November 2022, sehari sebelum keduanya menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 pada 15–16 November 2022.

ADVERTISEMENT

RILISPERS.COM

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya memerintahkan Menteri Blinken untuk berkunjung ke China menindaklanjuti diskusi kami (Biden dan Xi, red.) dan menjaga komunikasi antara dua negara tetap terbuka,” kata Biden saat jumpa pers di Nusa Dua, Bali, Senin, beberapa jam setelah dia bertemu dengan Xi.

Di hadapan jurnalis asing dan Indonesia, Biden menyampaikan dia dan Xi menyampaikan secara terus terang niatan dan prioritas masing-masing negara.

“Saya tegas menyampaikan akan terus membela kepentingan dan nilai-nilai Amerika Serikat. Kami akan berkompetisi dengan sengit, tetapi kami tidak ingin ada konflik.”

“Saya ingin kompetisi ini dikelola secara bertanggung jawab, dan saya ingin memastikan tiap negara mematuhi aturan yang disepakati komunitas internasional,” kata Biden saat menyampaikan hasil pertemuannya dengan Presiden China Xi Jinping.

Dalam pertemuan itu, yang berlangsung selama lebih dari tiga jam di Mulia Resort Nusa Dua, Bali, Biden menyampaikan AS terus menentang berbagai aksi sepihak yang dilakukan di Selat Taiwan.

“Saya menyampaikan dengan jelas kami ingin situasi di sana diselesaikan dengan damai. Jadi tidak pernah ada (indikasi invasi China ke Taiwan, red.). ”

“Dan saya yakin dia memahami apa yang saya sampaikan, dan saya memahami apa yang dia sampaikan,” kata Biden menjawab pertanyaan jurnalis.

Tidak hanya terkait situasi di Taiwan, keduanya juga membahas agresi Rusia di Ukraina, dan menurut Biden, dia dan Xi sepakat bahwa pihak-pihak yang berkonflik tidak boleh menggunakan senjata nuklir.

Biden dan Xi terakhir kali bertemu pada 2017 di Davos, Swiss, saat keduanya menghadiri World Economic Forum. Dalam pertemuan itu, Biden masih menjabat sebagai wakil presiden.

Di Bali, keduanya kembali bertemu tatap muka setelah lima tahun.

Presiden Xi Jinping, dalam pertemuan bilateralnya dengan Biden, menyampaikan hubungan AS dan China, termasuk pertemuan keduanya selalu menjadi perhatian dunia.

“Dunia menaruh harapan China dan AS dapat memelihara hubungan dengan baik,” kata Xi ke Biden.

Oleh karena itu, ia menyampaikan AS dan China perlu bekerja sama dengan seluruh negara di dunia untuk merawat harapan-harapan, memelihara perdamaian, dan menjaga stabilitas global.

“Saya menanti untuk terus bekerja sama dengan anda, Bapak Presiden (Biden, red.), demi menjaga hubungan China dan AS yang sehat, stabil, menguntungkan bagi dua negara dan dunia secara keseluruhan,” kata Xi saat bertemu Biden di Bali, Senin.***

Klik Google News untuk mengetahui aneka berita dan informasi dari editor Apakabarnews.com, semoga bermanfaat.

Berita Terkait

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media
Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif
PAAI Desak Kepastian Hukum Pajak Agen Asuransi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesejahteraan Profesi?
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital
Media Saatini.com Bidik 100 Portal Media pada 2026, Buka Peluang Kemitraan Digital bagi UMKM dan Tokoh Publik
UI Innovation Festival 2026 Digelar di Gandaria City, Ada Pameran Riset hingga Kolaborasi Internasional
SapuLangit Media Center Perluas Distribusi Siaran Pers ke Lebih dari 200 Media Online untuk Manajemen Reputasi,ć

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 23:10 WIB

Rochmad Widodo Jadi Pemimpin Redaksi Serambiislam.com dan Jaziranews.com, Ini Fokus SapuLangit Media

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Hallo Oto Diluncurkan, HMN Media Perluas Jaringan Digital untuk Menangkap Peluang Industri Otomotif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 07:03 WIB

PAAI Desak Kepastian Hukum Pajak Agen Asuransi, Bagaimana Dampaknya terhadap Kesejahteraan Profesi?

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:25 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:59 WIB

New Media Network Buka Peluang Bisnis bagi Pemilik Followers Media Sosial melalui Kolaborasi Pemasaran Digital

Berita Terbaru